SANTI SANED RILIS “TAFAKUR DENGKUR”, SENTILAN UNTUK KITA YANG KELELAHAN INFORMASI

Solois dan pengolah rupa asal Bantul, Santi Saned, baru saja melepas single terbarunya bertajuk “Tafakur Dengkur” pada 16 Juni 2026. Lewat lagu ini, ia mencoba menangkap fenomena real yang dekat dengan keseharian kita: banjir informasi yang melesat terlalu cepat hingga sulit untuk dicerna.

Menurut Santi, track ini menjadi rekaman transisi ketika kesadaran manusia sudah terlalu lelah menampung arus data yang meluap ugal-ugalan. Alih-alih dipahami, rentetan informasi tersebut justru membuat indra kita menjadi kebas, hingga refleksi diri (tafakur) berujung menjadi kantuk (dengkur).

Secara musikal, Santi menulis, mengaransemen, dan memproduseri lagu ini sendiri. Ia mengeksplorasi vokal, gitar, synth, soundscape, hingga perkusi. Proses produksinya juga dibantu oleh Andri Triyanto (cello bass), Mahdi Naufal H (conga beats & recording), serta Galih Ruli Arinhinggalih untuk proses mixing & mastering. Seluruh rekaman dilakukan di Aumhome Record Company.

Sebagai seniman yang bergerak di bawah manifesto Multipolar Alternative (MA), Santi memandang musik bukan sekadar tujuan akhir, melainkan media untuk menyampaikan gagasan dan memediasi pengalaman personal.

Yuk, dengerin “Tafakur Dengkur” yang sudah tersedia di Spotify dan berbagai platform musik digital lainnya.

NINEINCIDENT RILIS SINGLE KEEMPAT “WHERE DO I GO NOW”, SEBUAH REFLEKSI KEGAGALAN MOVE ON

RELAX SEJENAK, KALEIGO AJAK MERENUNG LEWAT SINGLE BARU “IF YESTERDAY WAS NEVER MINE”

SAMBER MATA RILIS “PENASARAN”, POTRET JUJUR FENOMENA GHOSTING LEWAT MUSIK NYENTRIK

PALM TREES DAN TEBSKY LEPAS SINGLE “GOJOD BAE”, KRITIK SOSIAL BERBALUT ENERGI POSITIF