JAKARTA DARK-POP UNIT GHO$$ AKHIRNYA RILIS ALBUM PERDANA ‘THE WHITEST BLACKOUT’

Setelah hampir satu dekade melewati berbagai fase kehilangan, penundaan, dan transformasi, unit dark-pop/trip-hop asal Jakarta, GHO$$, resmi merilis album penuh perdana mereka bertajuk The Whitest Blackout pada 3 Juli 2026. Album ini diposisikan sebagai antitesis dari mini album mereka, The Blackest Whiteout (2017). Jika mini album terdahulu membawa pendengar masuk ke dalam kegelapan, rilisan terbaru ini justru menjadi metafora fase bangkit menuju cahaya.

Membawa karakter musik alternative era 90-an, album ini merangkum 12 trek yang terhubung dalam satu benang merah emosional. GHO$$ mengajak pendengar menyelami isu depresi lewat lagu Her, hubungan abusif di trek 2N8, hingga kolaborasi apik bersama Madukina dalam lagu Break. Trek penutup berjudul Die & Go dikemas secara personal sebagai penghormatan untuk mendiang Diego Aditya, salah satu pendiri GHO$$ yang wafat pada 2024 lalu.

Materi album ini sebenarnya sudah rampung sejak 2017. Namun, perilisannya tertunda karena masalah kesehatan vokalis Diego Shefa, pandemi COVID-19, hingga wafatnya Diego Aditya yang sempat membuat band ini hiatus. GHO$$ akhirnya bangkit kembali di akhir 2025 dengan formasi baru setelah bergabungnya Kazumasa Albert (gitar) dan Daniel Clift (synthesizer).

Menariknya, The Whitest Blackout digarap secara mandiri dengan semangat DIY. Seluruh proses rekaman, mixing, dan balancing dikerjakan langsung oleh para personel, sementara proses mastering diserahkan kepada Stephan Santoso di Slingshot Studio.

Saat ini, album The Whitest Blackout sudah bisa kamu dengarkan di berbagai platform musik digital. GHO$$ juga sedang menyiapkan video musik untuk lagu 666 yang disutradarai oleh Mellow Splice.

SATAS – DEBUT MINI ALBUM “SATAS”

JOHNNY ‘B BALIK LAGI DENGAN ALBUM BARU // “JOHNNY BANGSAT”!

DOJA CAT // ALBUM “SCARLET 2 CLAUDE”

DARABIRU RESMI MERILIS MINI ALBUM EP “DARABIRU.”