Dua nama besar di industri musik tanah air, Sony Music Entertainment Indonesia (SMEI) dan label independen Sun Eater Group, baru saja resmi mengumumkan kolaborasi besar lewat peluncuran label joint venture bernama LUNAR. Kolaborasi ini lahir dari visi bersama untuk mencari, mengembangkan, sekaligus mengangkat musisi-musisi lokal yang berani mendobrak batas pakem genre musik konvensional.
Melalui wadah baru ini, para musisi akan mendapatkan ekosistem terbaik yang menggabungkan dua keunggulan sistem. Mereka bisa mengakses jaringan distribusi global dan kapabilitas pemasaran skala besar milik Sony Music, namun di saat yang sama tetap didukung oleh pendekatan artist-first, strategi hyperlocal marketing, serta pengembangan berbasis komunitas yang selama ini menjadi kekuatan utama Sun Eater Group.

Sebagai langkah awal, LUNAR langsung memperkenalkan tiga talenta segar dalam roster perdana mereka: Kecoud, musisi yang mengawinkan akar budaya Jawa Timur dengan hip-hop lewat genre Keroncong Hop; Alee, talenta baru yang proses kreatifnya sempat viral dan mencuri perhatian jutaan pasang mata di TikTok; serta Nandoshi (Ananda Alivia), penyanyi pop berbahasa Inggris yang mengusung warna musik penuh kejujuran emosional.

Hadirnya LUNAR menjadi respons segar terhadap posisi Indonesia yang kini menjadi salah satu pasar hiburan digital dengan pertumbuhan paling masif di dunia, didorong oleh populasi Gen Z yang sangat aktif. Dengan memadukan kelincahan kurasi label indie dan daya jangkau label mayor, LUNAR siap membawa warna baru ke peta musik regional hingga internasional.
- Instagram: @sonymusicid dan @suneatercoven.
- YouTube: Sony Music Entertainment Indonesia | @Sun Eater
- Kontak Media Relations: Prerna Suri (prerna.suri@sonymusic.com) & Aldila Karina (+62 856 9125 2005 / creathink.publicist@gmail.com).


