Fase beranjak dewasa sering kali membawa kita pada kenyataan bahwa rumah yang dulunya ramai, perlahan mulai sepi karena setiap orang sibuk mengejar jalannya masing-masing. Sudut pandang melankolis namun penuh penerimaan inilah yang coba dibagikan oleh unit city pop dan alternatif asal Jakarta, Groovin Buddy, lewat single ketiga mereka yang bertajuk “Hidup”.
Setelah sukses membagikan energi santai lewat trek “Sabtu” (2024) dan “Pagi Hari Saat Cuti” (2025), grup musik ini kembali dengan narasi yang jauh lebih kontemplatif. Resmi mengudara pada 13 Mei 2026, “Hidup” merekam transisi emosional yang personal namun terasa universal bagi banyak orang.

Lagu ini berangkat dari ide sang penulis lagu, Dwipa, yang merindukan memori kebersamaan hangat di dalam rumah. Lewat pendekatan lirik yang naratif, Groovin Buddy memotret fragmen kenangan sederhana seperti candaan di ruang tengah dan kebiasaan kecil yang dulu terasa biasa saja, sebelum akhirnya berubah menjadi jarak dan kesibukan rutinitas baru. Menariknya, mereka menyelipkan sentuhan lirik berbahasa Prancis di bagian akhir sebagai penutup intim yang manis tentang rasa syukur kepada keluarga.
Secara musikalitas, Groovin Buddy tetap konsisten mempertahankan tanda aransemen mereka: groove yang hangat, tenang, dan easy listening. Bedanya, kali ini dentuman musiknya membawa kedalaman emosi yang lebih kuat dan dewasa.


