CHERRYWISE LEPAS “SOMEDAY, MAYBE…”, REVISI KETENANGAN DI TENGAH BISINGNYA ISI KEPALA

Gak lama setelah ngelepas rilisan perdana mereka yang bertajuk Wishing Well, unit indie pop asal Bali, Cherrywise, langsung tancap gas. Band pendatang baru dari Pulau Dewata ini resmi melepas single kedua mereka yang berjudul “Someday, Maybe…” pada hari Selasa, 9 Juni 2026.

Single ini membawa narasi yang sangat dekat sama kehidupan anak muda zaman sekarang: tentang imajinasi dan dambaan akan sebuah ketenangan. Di tengah situasi hidup yang penuh riuh, tekanan kerjaan, gosip, hingga distorsi berita yang berseliweran tanpa kontrol, ketenangan batin seketika menjadi hal yang sangat mewah. Sang penulis lagu sekaligus drummer, Chandra Raditya, mengungkapkan kalau lagu ini menjadi pesan dan impian kecil untuk sejenak lepas dari segala masalah harian yang menguras emosi.

Secara musikalitas, “Someday, Maybe…” dibangun di atas fondasi indie pop yang dinamis. Cherrywise sengaja menghadirkan nuansa kalem bin suntuk pada bagian verse, sebelum akhirnya emosi tersebut dibuat meledak di bagian chorus dan interlude. Aransemen ciamik hasil garapan Chandra Raditya dan Crespo Mahesa (gitar) ini diperkuat oleh sound gitar agak fuzz serta efek noise tambahan untuk merepresentasikan bisingnya otak manusia. Gak cuma itu, trek ini juga dipermanis oleh monolog emosional dari Atisha Karunia yang menegaskan puncak keinginan buat lari dari penatnya realitas.

Dipoles secara mandiri lewat semangat Do It Yourself (DIY), proses mixing dan mastering lagu ini dipercayakan kepada Elmo Ramadhan. Langkah ini sekaligus menjadi jembatan menuju mini album (EP) perdana mereka yang diproyeksikan bakal rilis tahun 2026 ini.

BASEMORE // SINGLE “SUKACITA”

KUNTO AJI // MELEPAS PELUKAN IBU

HELLBOND RILIS EP DEBUT ‘BOND FOR THIS’: MERANGKAI AMARAH, KEHANCURAN, DAN KEBEBASAN DIRI

ANTIKOLOR // SINGLE “A.C.A.B AKU CINTA AKU BENCI”