Unit shoegaze dan dream pop asal Bogor, Pineline, resmi meluncurkan mini album (EP) perdana mereka bertajuk Pressure. Rilisan yang dilepas dalam format digital di bawah naungan label Tromagnon Records pada 14 Agustus 2026 ini menjadi penanda eksistensi sekaligus pembuktian eksplorasi musik mereka yang kian matang.

Grup yang digawangi oleh Egi Ramdani (gitar, vokal), Raffi Raya Malik (gitar, vokal), Zulfarel Fajrian (bass), dan Muhammad Abiem Fadillah (drum) ini merangkum dinamika emosi khas generasi sebaya. Lewat lirik yang sangat personal, Pressure mewakili perasaan sedih, cemas, bingung, hingga bimbang yang dibalut aransemen shoegaze, dream pop, dan indie rock yang mengawang.



EP ini menghadirkan empat nomor lagu: Moonshine, Sunday, Cat, dan Unease. Lagu Unease menjadi sajian paling istimewa karena merupakan lagu terbaru yang belum pernah dibawakan secara langsung di panggung manapun. Seluruh proses produksi lagu dilakukan di Ben’s Co Records Studio Bogor oleh Deni Noviandi (wak Denol) untuk mixing dan mastering, sementara visual sampul dipotret oleh Farrel Wiratama.


