DUCTAPE RILIS ALBUM KINEMATIK “FADED FLOWERS”: EKSPLORASI DARKWAVE KETERASINGAN SOSIAL DAN RESISTANSI DIRI

Duo darkwave / post-punk asal Turki yang kini berbasis di Prancis, Ductape, resmi kembali melepas album terbaru mereka bertajuk Faded Flowers. Mengusung narasi krisis emosional global, keterasingan sosial, dan pemberontakan sunyi atas individualitas, album ini disebut-sebut sebagai karya paling sinematik dari Ductape sepanjang karier musik mereka.

Dibentuk oleh Çağla Güleray dan Furkan Güleray, duo ini konsisten mengubah kerentanan emosional menjadi musik darkwave yang megah. Dalam Faded Flowers, Ductape menggali lebih dalam realitas kehidupan modern yang terasa makin terpisah, artifisial, dan jenuh secara spiritual. Filosofi album ini mengibaratkan kemanusiaan sebagai ladang bunga yang layu, individu-individu yang terkuras oleh rutinitas, isolasi, dan tekanan ekspektasi.

Secara musikalitas, Faded Flowers memadukan dentuman synthesizer, bassline dingin, karakter vokal khas Çağla, serta raungan gitar ekspresif dari Furkan. Eksplorasi mereka merangkum dinamika kota yang bising, reruntuhan emosi, hingga dunia batin manusia yang mencari arti di tengah rasa asing satu sama lain. Album ini secara berani mengkonfrontasi efek emosional dari hidup di dalam sistem yang dibangun atas ilusi dan kontrol.

Sebelum album penuhnya mengudara, Ductape telah merilis single pertama “Fine” yang mendapat sambutan hangat secara global di skena post-punk. Dilanjutkan dengan nomor berbahasa Turki “Gölgesiz” serta trek gelap bertajuk “Obscure” yang makin mempertegas warna album baru mereka.

Album Faded Flowers dari Ductape kini sudah dapat diakses di seluruh layanan pemutar musik digital.

Media Sosial & Akses Informasi:

NARVA RILIS MUSIC VIDEO “WITHERED DISSONANCE”, AWAL MENUJU FULL ALBUM

TUANTIGABELAS RILIS “SUARA” // SINGLE KEEMPAT DARI WEBSERIES TERBARUNYA

ROLL WITH THE PUNCH // EP “DEDIKASI”

THE MATULACAKA RILIS DEBUT SINGLE “SENYUM BERDARAH,” BAWA KEMBALI ENERGI ROCK N’ ROLL OTENTIK