DIPHA BARUS DAN HINDIA PUTUS RANTAI TRAUMA LEWAT “NAFAS”

Ada sesuatu yang tidak kasatmata, namun terus bekerja dalam keseharian manusia: generational trauma. Ia membentuk cara kita berpikir, merespons, bahkan bertahan hidup. Luka domestik dari ruang keluarga sering kali menjadi endapan batin yang menyiksa dan tabu untuk dibicarakan. Isu inilah yang coba dibedah oleh Dipha Barus dan Hindia melalui kolaborasi terbaru mereka berjudul “Nafas”.

Lagu ini berangkat dari hal-hal repetitif yang dekat dengan keseharian. Ide awalnya datang dari intuisi Dipha Barus terhadap komposisi musik yang melingkar, layaknya siklus yang terus berulang. Baginya, “Nafas” adalah refleksi tentang bagaimana manusia tetap melanjutkan hidup di tengah pikiran yang terus menghantui di latar belakang.

Baskara Putra (Hindia), yang menulis lirik sekaligus mengisi vokal, menangkap kesan repetitif tersebut layaknya irama orang yang sedang berlari maraton. Menurutnya, lagu ini adalah tentang daily struggle melewati hal-hal kecil yang mengganggu, namun tetap memilih untuk terus melangkah maju.

Dalam lapisan yang lebih dalam, Baskara melihat lagu ini sebagai ruang untuk memutus siklus. Ia menyadari bahwa pola hidupnya saat ini mungkin dipengaruhi oleh generasi sebelumnya, dan satu-satunya cara untuk menghentikannya adalah dengan mengakui hal tersebut tanpa menyimpan dendam.

Senada dengan itu, Dipha Barus mengungkapkan bahwa tema ini datang secara organik sejak ia menjadi seorang ayah. Ia mulai menyadari adanya pola emosional yang diwariskan dari era di mana “diam” adalah bentuk bertahan hidup. Dipha menyadari bahwa banyak penderitaan yang dianggap personal sebenarnya adalah luka kolektif yang diindividualisasi.

Secara musikal, Dipha membangun kontras antara gerak dan refleksi. Meskipun produksinya megah dan bergerak cepat, vokal Baskara yang intim tetap menjadi pusat cerita. “Nafas” bukan sekadar lagu, melainkan sebuah pernyataan bahwa diam bukan lagi pilihan dalam memproses luka yang belum usai.

“Nafas” sudah resmi dirilis pada 24 April 2026 dan dapat dinikmati di seluruh platform streaming musik digital.

Dengarkan “Nafas” sekarang:

THE NORTH PALM: STILL MOVING FORWARD, SEBUAH MANIFESTO UNTUK TERUS MELANGKAH

BROTHERSPHERE JAKARTA GELAR KUNJUNGAN DAN TRIBUTE UNTUK ALM. DADI YUDISTHIRA BERSAMA SUPERGLAD

DARABIRU RESMI MERILIS MINI ALBUM EP “DARABIRU.” 

OBSCURE RILIS SINGLE “ESCAPE”, MEMPERKENALKAN SOLO PROJECT METALLIC HARDCORE YANG GELAP DAN INTROSPEKTIF