Skena musik punk rock baru saja kedatangan amunisi segar dari Malaysia. End23, unit punk asal Selangor/Kuala Lumpur yang terbentuk tahun 2024, sukses mencuri perhatian lewat kombinasi musik yang tidak biasa. Mereka bukan sekadar band punk standar; bayangkan distorsi melodic punk bertemu dengan lengkingan live bagpipes yang megah.
Terdiri dari 8 personel, End23 diperkuat oleh triple-bagpipe setup (Abby, Alif, dan Badot) yang memberikan tekstur suara unik dan bertenaga di atas panggung. Secara musikal, mereka banyak terinspirasi dari raksasa seperti The Clash, Bad Religion, hingga early Green Day. Lirik-lirik mereka pun jauh dari kata dibuat-buat karena berakar pada pengalaman hidup yang jujur dan apa adanya.

Invasi Bali dan Selat Bising Distorsi Baru-baru ini, End23 sukses menuntaskan tur “Selat Bising Distorsi” di Bali pada April 2026. Mereka membakar energi di tiga titik ikonik: Gimme Shelter, Amplitude, dan Six A Six. Tur ini menjadi bukti kuatnya persaudaraan musik independen antara Malaysia dan Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa musik mereka punya daya tarik lintas batas bagi siapa saja yang memiliki semangat perlawanan.
Rencana Besar di Tahun 2026 Meski baru sejenak mendinginkan mesin pasca-tur, End23 sudah menyiapkan rentetan jadwal padat untuk sisa tahun ini:
- Split Album: Proyek “Selat Bising Distorsi” bersama band-band Indonesia.
- EP Terbaru: Mini album berisi 5 lagu yang dijadwalkan rilis tahun 2026.
- Visual: 2 video musik baru yang sedang dalam proses produksi.
- Full Album: Target rilis album penuh pada akhir tahun 2026.
Dengan aksi panggung yang high-energy dan identitas yang kuat, End23 adalah paket lengkap bagi kalian yang mencari sesuatu yang beda di skena musik hari ini.
Pantau terus pergerakan mereka di:
- Instagram: @end23band
- YouTube: @end23band
- WhatsApp: +6011-1161 9901 / +6012-639 3029


