BUNGKUS CERITA CINTA DAN PERJALANAN HIDUP, TRADISIGILA MERILIS ALBUM KETIGA “STREET LOVE MEMORIES”

Usai bangkit kembali pada 2025, unit musik asal Semarang yang kini bermarkas di Bali, TRADISIGILA, resmi melepas album studio ketiga mereka bertajuk “Street Love Memories” pada Agustus 2026. Rilisan ini menjadi pembuktian produktivitas trio Fandem Fay (vokal/gitar), Bang Bibir (bas), dan Rizal Lala (drum) setelah merilis dua album sebelumnya di tahun lalu.

Mengusung tema utama tentang cinta dalam spektrum yang luas mulai dari kehidupan, persahabatan, pasangan, hingga orang tua album ini berisikan sepuluh trek. Beberapa di antaranya adalah “Cinta Selamanya”, “Kuta Malam Ini”, “My Father”, hingga lagu bertema patah hati “Terkadang Hidup Memuakkan”. Sebagian besar lagu diciptakan secara internal oleh TRADISIGILA, dengan dua trek ditulis oleh rekan mereka, Hendy Hen.

“Di album ketiga ini lebih variatif dan melibatkan beberapa kolaborasi dengan musisi lain lintas genre,” ungkap Fandem Fay. Proses pengerjaan album memakan waktu sekitar satu bulan di awal 2026, melintasi beberapa kota seperti Denpasar, Jepara, Semarang, dan Ambarawa. Visual artwork album dibuat menonjol dengan warna merah muda bergambar cupid nakal sebagai simbol pesan cinta yang dibawakan.

Lewat rilisan ini, trio anak rantau bertato tersebut berharap karya anyar mereka dapat menyebarkan energi positif dan diterima hangat oleh para penikmat musik di Indonesia.

Media Sosial:

A THOUSAND PUNCHES // “THE LIVES I FEAR / DESPOTIS”

HOMM // SINGLE “TERANG”

LUGU KEMBALI KE BELANTIKA MUSIK LEWAT SINGLE DEBUT “TERUS BERJALAN”

.FEAST // SINGLE “POLITRIK”