JASMINE YEN LEPAS BAYANGAN DIRI DAN BUKA ERA BARU LEWAT SINGLE “SWEAT”

Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Hong Kong–Los Angeles, Jasmine Yen, resmi memasuki era musik baru melalui rilisan single terbarunya bertajuk “SWEAT”. Mengusung genre dark pop, karya ini menandai langkah beraninya sebagai musisi independen yang memegang kendali kreatif penuh atas identitas visil dan musiknya.

Lagu “SWEAT” memadukan alunan synth mendalam, bassline kuat, serta karakter vokal yang tegas dan menggoda. Lagu ini membawa nuansa teatrikal yang elegan sekaligus ramah untuk lantai dansa. Melalui lagu ini, musisi berusia 22 tahun tersebut mengeksplorasi tema hasrat, obsesi, dan sensasi saat kehilangan kendali.

“Aku ingin ‘SWEAT’ terasa seperti runway show—indah, gelap, dan sedikit berbahaya,” ungkap Jasmine mengenai visi di balik karyanya. Ia menyebut single ini sebagai representasi paling jujur dari proses bermusiknya.

Video musik “SWEAT” dijadwalkan tayang perdana pada 9 Oktober. Penggarapan visualnya disutradarai oleh Erik He dan mengambil lokasi di Stockholm. Mengambil latar indoor yang kontras, video ini menyoroti koreografi mengalir serta ekspresi diri yang intens. Jasmine memanfaatkan estetika haute couture dan gerakan tubuh sebagai media utama dalam menyampaikan cerita.

Langkah ini memperlihatkan evolusi artistik Jasmine yang signifikan. Setelah merilis album debut Tbh dan lagu hit “Forever 19” pada tahun 2024, ia kini tampil lebih matang. Lulusan penerima beasiswa Berklee College of Music ini membuktikan kemandirian bermusiknya tanpa keraguan.

Dengarkan “SWEAT” sekarang di seluruh platform streaming musik favoritmu.

SENANG DENGAR SUARAMU LAGI: TITIK TEMU ARIEL NOAH DAN RAISA DALAM SOUNDTRACK DILAN ITB 1997

BENDJA & SDS RILIS “YA RABBI YA RABBI”: LAGU RAMADHAN DENGAN VIBE CERIA DAN PENUH MAKNA

UNIT ROCK ASAL DENPASAR; BLACK REVOLVER // LEPAS “PLURAL”: EKSPLORASI GELAP PSIKEDELIK YANG BLAK-BLAKAN SOAL RASISME

DEBUT THE OLSTAR: “BUKAN INGINKU” HADIR SEBAGAI CERITA BARU