Setelah 15 tahun menghilang dari peredaran, band rock asal Binjai, Sumatera Utara, Bizkuit, akhirnya resmi kembali. Gak cuma sekadar kumpul lagi, mereka membawa identitas baru yang lebih segar lewat single terbaru berjudul “Wake Up”.
Lagu ini merupakan pembuka dari EP (album pendek) mereka yang bertajuk ANASTASIS. Nama albumnya sendiri diambil dari kata yang berarti kebangkitan atau kehidupan setelah kematian sebuah metafora yang pas banget buat menggambarkan perjalanan Bizkuit yang sempat mati suri.
Warna Baru dengan Sentuhan Rap Bizkuit nggak cuma bawa lagu baru, tapi juga amunisi baru di jajaran personel. Kali ini, mereka memperkenalkan Budi di posisi vokal dan Yoko sebagai rapper. Masuknya unsur rap ini bikin musik Bizkuit jadi lebih eksploratif dan berani, tapi tetap menjaga akar rock mereka yang agresif dan penuh emosi.

Pesan Tentang Kesehatan Mental Secara lirik, “Wake Up” cukup dalam karena mengangkat isu pergulatan batin dan kelelahan mental. Lagu ini bercerita tentang momen saat seseorang merasa terjebak dan nggak didengar, tapi akhirnya memilih buat melawan keterpurukan itu. Penggalan lirik “This pain is my revolution” jadi klimaks yang menegaskan kalau rasa sakit bisa jadi bahan bakar buat bangkit kembali.
Sebelumnya, Bizkuit sudah memberikan pemanasan pada tahun 2025 dengan merilis ulang lagu lama mereka, “Life Is Blind”, dengan aransemen yang lebih modern. Sekarang, dengan hadirnya “Wake Up”, mereka siap membuktikan kalau “si anak hilang” ini belum mati.

Penasaran sama energi baru mereka? Langsung dengerin “Wake Up” di Spotify, Apple Music, atau tonton video musiknya di YouTube. Jangan lupa pakai lagu ini buat jadi backsound konten TikTok kalian.
Follow Bizkuit di media sosial:


