Kolektif psych-ambient-indie rock veteran tanah air, Zeke and The Popo, kembali unjuk gigi di pertengahan tahun 2026. Band yang dikenal dengan eksplorasi sonik eksperimentalnya ini baru saja melepas single ketiga bertajuk “Crazy Life”. Karya terbaru ini dirilis sebagai jembatan sekaligus cuplikan utama menuju album penuh ketiga mereka yang dijadwalkan meluncur dalam waktu dekat.
Rilisan ini sekaligus menjadi momentum penting bagi Zeke and The Popo untuk memperkenalkan Karel William (dikenal juga lewat proyek We Are Neurotic dan Emptyyy) sebagai penggebuk drum baru mereka. Bergabungnya Karel memicu rotasi formasi, di mana Leonardo Ringo kini kembali berfokus memegang lini gitar bersama Yosaviano Santoso. Eksplorasi baru ini diprediksi bakal membawa evolusi segar pada aksi panggung mereka ke depan.

Secara musikal, “Crazy Life” menawarkan spektrum suara yang jauh lebih luas dibanding rilisan album terdahulu mereka. Diproduseri oleh Jonathan Pardede, lagu ini berjalan dengan tempo yang lumayan cepat dan kaya akan eksplorasi bebunyian. Pendengar akan dimanjakan oleh perpaduan dinamis dari permainan synthesizer atmosferik, aransemen kibor berlapis, riff gitar yang eksperimental, serta vokal khas Zeke Khaseli yang berkarakter kuat. Untuk pengerjaan teknisnya, trek ini direkam di Pejaten Studio dan Black Studio Jakarta, di-mixing oleh Jonathan Pardede, dan melewati proses mastering oleh Felix Davis di Metropolis Studio, London.
Dari segi narasi, “Crazy Life” membawa pesan yang cukup mendalam mengenai kesehatan mental dan pencarian ketenangan spiritual. Zeke Khaseli selaku penulis lirik mencoba menggambarkan realita kehidupan modern yang kerap dipenuhi keraguan. Melalui lagu ini, mereka menegaskan bahwa proses mengenali diri sendiri serta menjaga kesadaran mental merupakan alat utama untuk bertahan di tengah situasi hidup yang serba kacau (crazy life).

Menyusul single terdahulu seperti “Ghost Circuit” dan “Reel 4”, trek teranyar ini sudah bisa dinikmati di berbagai platform musik digital global.


