Unit indie pop asal Bekasi, Vanilla Party, resmi meluncurkan album penuh perdana mereka bertajuk A Letter Under The Bed akan dirilis pada 24 Juli 2026 di seluruh platform streaming digital. Menghadirkan 13 track, rilisan ini menjadi arsip emosional yang merangkum dinamika cinta, proses kedewasaan, serta berbagai perasaan yang tersimpan rapat.

Di album ini, Vanilla Party memperluas lanskap musik indie pop mereka ke arah dreamgaze yang lebih atmosferik. Lapisan gitar dan synthesizer diberi ruang untuk bergerak alami tanpa harus terburu-buru mengejar klimaks. Era baru ini juga ditandai dengan hadirnya Tosa sebagai gitaris utama (lead guitar), yang memberi warna segar pada fondasi musikal mereka setelah perilisan single debut “Joyous” (2022) dan EP “Clementine” (2025).


A Letter Under The Bed berangkat dari refleksi bahwa semakin dewasa seseorang, pemaknaan akan cinta tidak menjadi lebih sederhana, melainkan kian kompleks. Karir, nilai hidup, hingga pengalaman masa lalu ikut membentuk cara seseorang mencintai.
Beberapa nomor kunci menggambarkan fase cerita di album ini:
- “Flower”: Trek pembuka tentang kekecewaan dan memori luka yang belum pulih.
- “Don’t Look At Me Like That”: Focus track yang menangkap momen canggung sekaligus menyenangkan saat jatuh cinta.
- “Clue? I Don’t Know”: Menggambarkan rasa sepi dan kewalahan yang dipendam sendiri.
Disebut sebagai “love songs for people who hate love songs”, album ini hadir bukan untuk memberikan jawaban instan, melainkan mengajak pendengar menerima setiap perasaan yang ada.

Dengarkan A Letter Under The Bed di platform streaming favorit kamu sekarang dan bagikan lagu favoritmu!
Kanal Resmi Vanilla Party:
- Instagram: @vanillapartycult
- TikTok: @vanillapartycult
- YouTube: Vanilla Party
- Bandcamp: vanilla party


