Band asal Semarang yang kini berjuang di Pulau Dewata, TRADISIGILA, kembali membuktikan konsistensi mereka. Setelah bangkit pada 2025 dan produktif menetas dua album, unit yang digawangi Fandem Fay (vokal & gitar), Bang Bibir (bass & backing vokal), dan Rizal Lala (drum) ini resmi merilis album ketiga bertajuk ‘Street Love Memories’ pada Agustus 2026.

Album bermaterikan 10 lagu ini dikemas variatif dengan eksplorasi tema cinta yang luas—mulai dari romansa, persahabatan, klub sepak bola kebanggaan, rasa rindu pada sosok ayah, hingga dinamika patah hati. Visual artwork cover merah muda berhias karakter cupid nakal mempertegas sisi dramatis sekaligus santai ala anak jalanan yang mereka bawa.



Berikut adalah deretan trek di album ‘Street Love Memories’:
- “Cinta Selamanya”: Trek pembuka bertema kebersamaan dengan pesan penuh makna besutan Fandem Fay.
- “Kebanggaan”: Lagu emosional tentang dedikasi serta cinta pada tim sepak bola favorit.
- “Melangkah Hingga Tua”: Romantika asmara pasangan yang yakin menua bersama, ditulis oleh Hen Hen.
- “Kuta Malam Ini”: Romansa singkat antar-insan dari latar belakang berbeda di kota pariwisata.
- “Bunga Primadona”: Bentuk kekaguman pada sosok berbakat yang pantang menyerah menggapai mimpi.
- “Gadis Nakal”: Kisah pria bertato yang mencoba lepas dari dunia kenakalan.
- “Babu I Love You”: Lagu unik bergenre death rock tentang pria yang jatuh hati pada asisten rumah tangga.
- “Terkadang Hidup Memuakkan”: Trek realistis karya Hen Hen bahwa hidup harus terus berjalan walau luka mendera.
- “My Father”: Curahan rindu mendalam untuk mendiang ayah tercinta.
- “Street Love Memories”: Trek penutup berbahasa Inggris seadanya yang mengemas kenangan cinta monyet jalanan.
Proses rekaman dilakukan di beberapa kota seperti Denpasar, Jepara, Semarang, dan Ambarawa dengan melibatkan musisi kolaborator lintas genre.




Album ‘Street Love Memories’ sudah bisa kamu nikmati di seluruh platform musik digital. Langsung putar dan beri kritik pedas kalian!
Media Sosial & Platform Resmi TRADISIGILA:


