Tigabelastonbesi-2

Tigabelas Tonbesi. Band asal Jakarta yang terbentuk pada tahun 2017 oleh Hari Suseno, sang vokalis utama dan gitaris. Selain Hari Suseno, personil Tigabelas Tonbesi adalah: Ami – gitar, Putri – bass, vocal, dan Miko – drum. Mengusung genre rock, mereka menyebutnya “Distorsi Korporasi”. Tigabelas Tonbesi terinspirasi oleh banyak musisi, seperti: Coal Chambers, Slayer, Suicidal Tendencies, Smashing Pumpkins, Anthrax, Megadeth, Nails dan Pantera. Selain ini mereka juga cukup terpengaruh dengan Ride, My Bloody Valentine, Sonic Youth, Beastie Boys dan masih banyak lagi.

Tepat satu bulan setelah melepas single pertama “Sesak Terkepal” pada tanggal 13 Desember 2019 lalu. Pada hari ini tanggal 13 Januari 2020, Tigabelas Tonbesi merilis videklip “Sesak Terkepal”
Hasil garapan Wahyu Supraba (@probografi) bersama Rafael Ricky Gunawan (@chops98), sekaligus produksi  diproduksi oleh Veldust Records dan Hazed TV. ini dikerjakan di Savana Space Studio, Cempaka Putih, Jakarta. Wahyu Supraba (Probo) bertindak sebagai Director, DOP dan Editor, bekerjasama dengan Rafael Ricky Gunawan yang bertindak sebagai Second Camera. Proses shooting video klip dilakukan selama 14 jam, dimulai dari jam 10 pagi hingga jam 12 malam.

Ide konsep video klip “Sesak Terkepal” datang dari lagunya sendiri yang agresif dan penuh energi. Tema yang diangkat adalah “Beringas, Liar, Mengganas”, sebagaimana lirik lagu “Sesak Terkepal”. Mulai dari lighting, outfit yang digunakan dan nuance pun dibuat sedemikian rupa sehingga benar-benar mewakili “Sesak Terkepal” secara visual.

“Sesak Terkepal” adalah single pertama yang di rilis oleh Tigabelas Tonbesi. Lagu ini terinspirasi dari cerita seorang yang berjuang melawan kerasnya kehidupan yang sedang dilaluinya. Banyak hal yang membuat ia merasa sangat frustasi, sehingga amarah dan emosinya pun meluap. Baginya, untuk bertahan hidup, ia harus melawan, berkelahi dan menaklukan semua yang merintangi, tanpa terkecuali.

Sesak Terkepal adalah salah satu lagu yang ada di dalam EP pertama Tigabelas Tonbesi yang bertajuk “Distorsi Korporasi” yang akan di release pada tanggal 13 Maret 2020. Dibawah naungan Veldust Record, Distorsi Korporasi akan di release baik secara digital maupun fisik.

Proses pembuatan EP pertama Tigabelas Tonbesi di mulai pada bulan September 2018. Bertempat di Venom Studio Jakarta, Tigabelas Tonbesi merekam 5 buah lagu yang seluruhnya diciptakan dan diaransemen oleh Hari Suseno. Proses mixing dilakukan oleh Jones Roma (@jonesroma), seorang sound engineer apik yang turut andil dalam remixed lagu U2 “Red Hill Mining Town” bersama Steve Lillywhite tahun 2017 lalu.

Mastering dikerjakan oleh James Plotkin (@plotkinworks) di Amerika Serikat. Seorang audio engineer, musisi dan produser, nama yang tidak asing dikalangan musisi Amerika Serikat dan Eropa. Untuk musisi lokal, KOIL adalah band yang pernah bekerjasama dengan James Plotkin di album MEGALOBLAST versi piringan hitam. Untuk album EP perdana yang akan segera rilis tahun depan nanti, artwork Tigabelas Tonbesi dikerjakan oleh Anggareza Aditya (@anggarez) yang karya-karyanya sudah terkenal dan banyak digunakan oleh musisi heavy metal dan rock baik dalam maupun luar negeri, seperti Seringai, Deadsquad dan Kandarivas, sebuah band asal Jepang.

 

=======================================================================================

For More Info:

Instagram: @tigabelastonbesi

Facebook : tigabelastonbesi

Youtube: tigabelastonbesi

Soundcloud: tigabelastonbesi

Related Blogs

    Share