Unit street grindcore asal Mataram, Lombok, Runtak, resmi merilis mini album (EP) perdana bertajuk Total Misanthrophy. Band yang terbentuk pada September 2025 ini dihuni oleh Pobi (vokal), Romi (gitar), dan Herman (drum).

Lahir dari lorong-lorong jalanan Mataram, Runtak menyuguhkan musik cepat, lirik mentah, serta vokal garang yang direkam di Minority Record, Mataram. Lewat 6 lagu di dalamnya—“Omong Kosong”, “Kibul”, “Politik”, “So What”, “Tapi Bo’ong”, dan “Narcissus”—EP ini membuka lebar kebusukan, narasi palsu, serta kepura-puraan manusia modern tanpa embel-embel menggurui. Seluruh liriknya ditulis langsung oleh Pobi.

“Total Misanthrophy adalah titik ketika rasa muak sudah terlalu penuh sampai tidak bisa lagi dibedakan: ini marah ke dunia, atau marah ke diri sendiri?” ujar Pobi.
Proses pengerjaan EP ini berawal dari keresahan personal ketiga personelnya. Runtak menyoroti berbagai fenomena: mulai dari skena underground yang terjebak estetika, manipulasi politik harian, nasionalisme yang menjadi ilusi, hingga narsisme akut manusia modern. Bagi Runtak, Total Misanthrophy bukan sekadar pembuktian musikalitas, melainkan cermin telanjang bagi siapa saja yang mendengarkannya.

Seluruh trek dalam EP Total Misanthrophy kini sudah bisa didengarkan di berbagai kanal digital.
Kanal Resmi Runtak:
- Instagram: @runtak.grind
- YouTube: Runtak
- Kontak/Email: runtakgrindcore@gmail.com


