Buat kamu yang suka art hopping di akhir pekan, ada satu pameran yang wajib masuk daftar kunjung. Mulai 11 Juli sampai 9 Agustus 2026, ara contemporary menggelar pameran grup bertajuk “I will tell you when I am home”.

Mengambil inspirasi dari memoar Hala Alyan, pameran ini mengumpulkan enam seniman lintas negara untuk merespons kompleksitas tentang tempat, identitas, pergerakan, dan rasa kepemilikan. Keenam seniman visual tersebut adalah Arlette Quỳnh-Anh Trần, Khairulddin Wahab, Mar Kristoff, Nazif Lopulissa, Nguyễn Phương Linh, dan Shuyi Cao.


Lewat berbagai medium mulai dari lukisan, patung, instalasi, hingga fotografi, mereka membedah pengalaman migrasi dan pewarisan budaya. Pameran ini tidak melihat “rumah” sebagai tempat yang pasti, melainkan sebagai proses negosiasi yang terus berjalan di antara fase kepergian dan kedatangan. Kamu bisa melihat bagaimana karya Mar Kristoff merefleksikan memori dan konstruksi identitas, atau eksplorasi Nazif Lopulissa tentang narasi dekolonisasi dan warisan budaya Maluku.

Berlokasi di kawasan Senayan, ara contemporary hadir sebagai ruang baru yang mewadahi wacana seni rupa, khususnya seniman Asia Tenggara. Pameran ini pas banget buat kamu yang ingin mencari inspirasi segar atau sekadar merenungi karya seni yang sangat relevan dengan pencarian identitas anak muda masa kini.


