Nadila Wantari kembali menyuguhkan karya yang “ngena” banget di hati. Setelah sukses dengan rilisan sebelumnya, kini giliran single terbarunya, “Habis Umur Berlalu”, yang siap jadi suara buat para ‘working class’ di Ibu Kota. Lagu ini bukan cuma sekadar musik, tapi semacam diary jujur dari pengalaman Nadila sendiri sebagai perantau yang berjuang keras survive dan “bertempur” melawan waktu di tengah ketatnya persaingan dunia kerja profesional.
Gak perlu baper berlebihan, karena lagu ini memang hadir sebagai realita yang apa adanya. Nadila berhasil banget mendeskripsikan kepedihan para pejuang di Jakarta yang tiap hari menempuh jarak jauh, menikmati lelah yang sudah gak lagi terasa berat, hingga akhirnya memilih untuk gak banyak mengeluh. Mereka cuma tahu harus terus lari, berjalan, dan hadapi hari.
Penggalan lirik “Habis umur berlalu di Sudirman” rasanya bakal jadi “mantra sakral” yang mewakili banyak perasaan di tengah keramaian jalanan dan stasiun kereta Jakarta. Lagu ini benar-benar bikin kita yang dengar ikut terhanyut dan merasa terwakilkan, seolah Nadila mengajak kita untuk berdansa bersama kepedihan dalam lagu “Habis Umur Berlalu”.
Diproduseri oleh Alexander Bramono & Erick Tegar, lagu yang ditulis sendiri oleh Nadila Wantari ini dirilis di bawah naungan VNT Entertainment. Sebuah kolaborasi yang menghasilkan vibe yang kuat dan relateable.

Yuk, dengarkan “Habis Umur Berlalu” sekarang! Biar kamu tahu, kamu gak sendirian yang setiap hari harus “Dalam petang terhimpit terdesak manusia pejuang”.
Follow Nadila Wantari di:
Instagram: @nadilawantari
TikTok: @nadilawantari
YouTube: Nadila Wantari Official


