MYK.TEE RILIS “RAGU”: DARI LAGU CINTA BERUBAH JADI ANTHEM BUAT YANG KENA MIXED SIGNALS

Buat kamu yang lagi capek menghadapi ketidakpastian dalam hubungan, solois Alternative Pop asal Balikpapan, Myk.tee, baru saja merilis single terbarunya yang berjudul “Ragu”. Single ini terasa spesial karena menjadi karya perdana Myk.tee yang sepenuhnya dibalut dalam lirik berbahasa Indonesia.

Menariknya, proses kreatif “Ragu” punya plot twist tersendiri. Demo lagu yang awalnya dibuat pada tahun 2025 ini diniatkan sebagai cerita tentang manisnya jatuh cinta. Jejaknya bahkan masih tersisa di bagian reff dengan lirik “Kau buatku jatuh cinta”. Namun, seiring berjalannya waktu, hubungan yang menginspirasi lagu ini justru dipenuhi mixed signals. Perasaan nyaman perlahan berubah menjadi kelelahan akibat ketidakpastian, hingga akhirnya “Ragu” bertransformasi menjadi cerita nyata tentang keberanian untuk melepaskan.

Bagian bridge yang berbunyi “Tak lagi ku rindu, rasaku ‘tlah berlalu” bahkan merupakan kalimat asli yang pernah diucapkan Myk.tee kepada sosok tersebut di dunia nyata.

Dari sisi musikalitas, “Ragu” menyajikan nuansa Alternative Pop yang santai, intim, dan groovy. Dibangun dengan bassline dinamis serta permainan gitar bluesy yang catchy, lagu ini terinspirasi dari gaya musik Omar Apollo, Steve Lacy, hingga Keshi. Mengedepankan semangat independen, seluruh proses produksi mulai dari penulisan lirik hingga mastering dikerjakan secara mandiri dari kamar Myk.tee.

Lagu ini membawa pesan yang relatable: terkadang keberanian terbesar bukanlah bertahan, tapi memilih pergi dari hubungan tanpa kejelasan.

WIDASROOM // MV “APA ARTI SAHABAT SEJATI”

REKAYASA KEKUASAAN DAN SIKLUS PENDERITAAN, FORNICATION GEBRAK SKENA LEWAT SINGLE “SUAKA SAMSARA”

PANDV // SINGLE “JATUHNYA”

DOJIHATORI // ALBUM “QUARTER TO ONE”