KIDS FOREVER LEPAS “BROKEN CROWN”: ANTEMA LIAR DARI KEROBOKAN UNTUK JIWA YANG BEBAS

Skena musik Bali kembali kedatangan energi baru yang tidak main-main. Berawal dari obrolan santai di sebuah skate park kawasan Kerobokan, Kids Forever resmi terbentuk sebagai kolektif kreatif yang menyatukan para pemain lama di industri musik pulau dewata.

Band funk ini merupakan proyek jujur sekaligus liar dari empat musisi lintas genre: Yosua Putra (The Nameks), Donee Sura (Modjorido), Aulya (The Bardogs), dan Momo Wewengkang (The Island Souls). Persahabatan lama mereka kini bertransformasi menjadi karya orisinal yang mengedepankan totalitas aksi panggung.

Sebagai perkenalan, mereka merilis single debut bertajuk “Broken Crown” pada bulan Maret ini. Lagu ini bukan sekadar musik, melainkan sebuah pernyataan sikap. Liriknya memotret sisi anti-hero modern yang hidup di jalur cepat; mengejar ambisi dan kekuasaan tanpa rem, meski harus tenggelam dalam euforia dan siap menanggung segala konsekuensinya.

Dengan balutan musik funk yang mentah dan intens, “Broken Crown” menjadi lagu wajib bagi mereka yang memiliki ego besar dan jiwa yang tak mau tunduk. Kids Forever seolah ingin menegaskan bahwa kebebasan punya harga, dan mereka siap membayarnya lewat karya yang bertenaga.

Penasaran dengan energi liar mereka? Segera dengarkan “Broken Crown” di berbagai platform musik digital kesayangan kalian.

Ikuti perjalanan mereka di media sosial:

SATU PANGGUNG Lintas GENRE! BROTHERSPHERE JAKARTA SIAP DITAMPILKAN SEPTEMBER INI

THE HEARTFELT // HIDUPKAN NAFAS BARU MUSIK SEMARANG LEWAT “BISIKAN ANGIN SURGA”

ALDI HAQQ // LUCURKAN SINGLE KEDUA “FEELS LIKE WE’RE STILL A LOVER”

IMP. // SINGLE “CHEEK TO CHEEK”