Penyanyi, penulis lagu, sekaligus produser asal Australia, Ivoris, resmi melepas album perdana bertajuk ‘Pour My Heart Out’. Membawa 10 track bernuansa dreamy, album ini menjadi titik pencapaian baru dalam perjalanan bermusiknya setelah sukses mengumpulkan ratusan juta stream secara global.

Inspirasi utama album ini datang dari lautan. Bagi Ivoris, sifat laut sangat mirip dengan hati manusia: luas, penuh dynamika, serta mampu menampung berbagai emosi. Sentuhan string, balutan suara ombak, serta melodi khas 2000-an berpadu sempurna dengan vokal lembut Ivoris untuk menyampaikan pesan seputar cinta dan kepekaan rasa.

Fokus utama di album ini jatuh pada lagu “Lipgloss”, sebuah kolaborasi bersama musisi asal Manila, Clara Benin. Lagu ini mengusung tema cosmic love atau hubungan yang terasa sudah ditakdirkan. Metafora “my lipgloss makes you shine” menggambarkan bagaimana cinta menghadirkan binar dan kebahagiaan dalam hidup seseorang.
Selain “Lipgloss“, album ini juga memuat lagu-lagu yang sudah dirilis sebelumnya seperti “Half Moon Bay”, “Ten Thousand Teardrops”, “Telepathic Twin Flame”, dan “Seashell”.
Secara rekam jejak, Ivoris sudah aktif membagikan karyanya sejak 2018. Namanya kian melambung setelah EP ‘My Messy Mind’ (2022) meledak lewat single “I Wish My Mind Would Shut Up”. Hingga kini, Indonesia masuk dalam jajaran negara penikmat musik Ivoris terbanyak.
Album ‘Pour My Heart Out’ sudah bisa didengarkan di seluruh platform musik digital kesayangan kamu.


