Kabar monumental datang dari jantung skena musik bawah tanah Yogyakarta. Setelah lebih dari satu dekade konsisten mengibarkan panji heavy metal, Der Jäger resmi mengumumkan peluncuran album penuh kedua mereka yang bertajuk “..In Which Evil Dwells”. Istimewanya, rilisan masif berisi 9 trek ini dilepas di bawah naungan Witches Brew, sebuah label rekaman underground ternama asal Jerman yang dikenal memiliki katalog kuat di lini heavy metal, speed metal, hingga thrash metal global.
Dirilis serentak pada 26 Juni 2026, album ini diproduksi langsung di Watchtower Studio dengan menggandeng Bable Sagala sebagai produser. Alih-alih mengejar hasil rekaman modern yang steril dan terlalu rapi, Der Jäger memilih jalan pintas estetika klasik. Mereka sengaja mempertahankan karakter sound yang raw, agresif, dan oldschool, sebuah penghormatan nyata bagi rilisan-rilisan emas heavy metal era dekade 80-an.

Secara musikalitas, kuartet yang digawangi oleh Dendi Satriyo (vokal), Leokunto (gitar), Yadi Dharmawan (bass), dan Aryo Kusumojati (drum) ini sukses mengawinkan riff gitar tradisional bernuansa NWOBHM (New Wave of British Heavy Metal) dengan ketukan tempo cepat serta agresi murni khas thrash metal.
Di lini lirik, band yang terbentuk sejak era rilisan EP Madman (2016) dan album Rocktuary (2019) ini masih setia mengeksplorasi tema peperangan, teror, dan pekikan vokal beroktaf tinggi. Uniknya, beberapa lagu di album baru ini mengambil inspirasi mendalam dari dunia fantasi epik karya J.R.R. Tolkien. Mulai dari trek “Ode to Ruin” yang mengadaptasi tragedi pertempuran Nirnaeth Arnoediad, hingga “Act of Conquest” yang memuat cuplikan duel legendaris antara Raja Fingolfin melawan Morgoth di semesta Middle-earth.
Penasaran dengan hantaman distorsi murni bawah tanah Yogyakarta ini? Mari dengarkan kelayakan penuh album “..In Which Evil Dwells” di berbagai platform streaming musik digital favorit kalian sekarang juga!
Instagram: @derjager.official
Email: derjager.band@gmail.com
WhatsApp: +6285728395616.


