HERUWA DAN OLE RILIS “DIPAJAK!”: POTRET PERPAJAKAN DALAM BALUTAN FUNK ROCK YANG JENAKA

Isu pajak akhir-akhir ini memang selalu hangat dibahas di mana-mana. Merespons dinamika tersebut, vokalis Shaggydog, Heru Wahyono (Heruwa), berkolaborasi dengan musisi Ole (almarhum) untuk merilis single terbaru berjudul “Dipajak!”. Kolaborasi ini lahir dari obrolan santai penuh keresahan di tongkrongan mengenai kebijakan ekonomi yang menyasar berbagai aspek kehidupan sehari-hari.

“Dimana bumi dipijak, disitu kita dipajak,” menjadi premis utama duet ini. Alih-alih terdengar berat atau menggurui, Heruwa dan Ole justru memotret realitas sosial tersebut dengan lirik yang kasual, ringan, sekaligus jenaka.

Secara musikal, lagu ini mengusung genre fusion yang bertenaga. Pendengar akan dimanjakan dengan kombinasi ketukan ritmis funk, vokal soulful, sentuhan energi rock, serta balutan brass section yang dinamis. Musiknya yang asyik dijamin bakal bikin kamu pengen bergoyang.

Proses rekaman lagu ini digarap di studio Milli Sayidan oleh sound engineer Bagong. Heruwa juga mengajak sejumlah musisi lokal seperti Dino ‘Kimpling’ (Hennessey), Henry (Morning Horny), Anggri ‘Simbah’ (The Everyday Band), Angga & Herbin (The Brass Dawgz / Shaggydog), serta Ferry Kurniawan pada hammond dan piano. Sayangnya, Ole berpulang saat lagu ini masih dalam tahap mixing.

Lagu bertema pajak sendiri sebenarnya bukan hal baru di industri musik global maupun lokal. Sebelumnya, ada karya klasik seperti “Taxman” milik The Beatles (1966) hingga lagu “Pajak” dari Slank (1993).

Single “Dipajak!” dirilis resmi oleh label DoggyHouse Records tepat pada 20 Juni 2026, bertepatan dengan batas waktu pelaporan SPT Masa Pajak Penghasilan.

Penasaran dengan lagunya? Yuk, langsung dengerin lagu “Dipajak!” di platform streaming digital favorit kamu sekarang! Pantau juga informasi terbarunya melalui akun Instagram resmi @heruwa dan @doggyhouserecords.

GEMA KEMANUSIAAN DARI JOGJA: KUNTO AJI DAN YKHC SATUKAN SUARA LEWAT SINGLE KOLABORATIF “RAMPAK PEMBEBASAN”

REPTURE USUNG EPOS PERANG SEMENANJUNG IBERIA LEWAT SINGLE ANYAR RECONQUISTA

WUSS // SINGLE “LUNAR”

DUO ANGGREK AJAK PASANGAN MUDA LANGSUNG KE KUA LEWAT SINGLE HIPDUT “AMAN AJA (SAH!)”