Skena musik independen kembali kedatangan rilisan segar. Trio punk rock asal Seoul, Sailor Honeymoon, resmi melepas album penuh perdana mereka bertajuk The Worst Of Sailor Honeymoon pada 14 Agustus melalui label Good Good Records dan distributor global PIAS.

Berawal dari sesi jamming santai tanpa ekspektasi di kancah indie Seoul, Abi Raymaker/Jang In-hwa (drum/vokal), Shin Jae-eun (gitar/vokal), dan Kim Ye-rim (bass) berhasil mentransformasikan eksplorasi musikal mereka menjadi entitas band yang solid.

Album yang berisi 13 lagu ini memproduksi ruang bagi ‘dunia alternatif’. Lewat narasi jujur dan humor, mereka merespons tekanan sosial modern di Korea Selatan. Lagu seperti “Extinction” menyoroti tekanan sosial, sementara “Red” terinspirasi dari permen herbal ginseng.
“Kami tak perlu tampil sempurna, kami hanya ingin membuat sesuatu yang bermakna dan terasa lebih manusiawi,” ujar Abi Raymaker.
Penggarapan album ini melibatkan Luke Smith (produser Foals & Depeche Mode), Claudius Mittendorfer pada proses mixing, serta Katie Tavini untuk mastering.
Album The Worst Of Sailor Honeymoon sudah bisa didengarkan di seluruh platform pemutar musik digital.
- Instagram: @sailorhoneymoon.kr
- Youtube: @sailorhoneymoon
- TikTok: @sailorhoneymoon.kr
- Apple Music: @SailorHoneymoon
- Spotify: @SailorHoneymoon


