Produser, penyanyi, sekaligus kreator konten virtual Dyolow resmi melepas single terbaru bertajuk “masih_adakah_waktu?” pada Selasa, 23 Juni 2026. Lewat proyek terbarunya ini, Dyolow bereksperimen menggabungkan musik electronic dance-pop dengan estetika Frutiger Aero yang penuh tekstur ambient, lalu dikawinkan secara apik bersama tren lokal subgenre Jedag-Jedug.
Lagu berbahasa Indonesia ini membawa pesan emosional yang cukup dalam. Ditulis dan diproduseri sendiri oleh Dyolow, “masih_adakah_waktu?” bercerita tentang seseorang yang terjebak penyesalan masa lalu. Ia mencoba bertahan pada memori seseorang sebagai tempat amannya, sembari mempertanyakan apakah keterikatan tersebut adalah cinta sejati, obsesi, atau sekadar mekanisme perlindungan diri. Rasa emosional yang terpendam itu berhasil dibalut dalam aransemen musik yang justru terasa accessible dan easy-listening.

Karier musisi yang dikenal sebagai “One Man Army” ini memang terus menanjak sejak memulai perjalanannya dari balik avatar virtual. Dari memproduksi lagu secara mandiri, bernyanyi, membuat ilustrasi, hingga merilis trek “ROCK PAPER SCISSORS!” di label internasional NoCopyrightSounds (NCS), Dyolow selalu mempertahankan ciri khas visual yang kawaii sekaligus dreamy.

Tahun 2026 menandai langkah besar bagi Dyolow setelah resmi bergabung dengan SATUTONE. Melalui kolaborasi ini, ia menyajikan arah baru yang lebih matang dengan mengusung estetika Y2K dan Frutiger Aero yang kental. Single “masih_adakah_waktu?” menjadi gerbang pembuka dari rangkaian karya-karya terbaiknya yang siap meluncur dalam waktu dekat.
Official Social Media & Contact:
- Instagram: @justdyolow
- TikTok: @dyolow
- YouTube: Dyolow
- Email: dyolow.music@gmail.com


