Setelah sekian lama lebih dikenal sebagai penulis garis depan di Indonesia, Dee Lestari akhirnya kembali memberikan kejutan bagi para pendengarnya. Sebagai pembuka menuju album solo ketiganya, Dee resmi merilis single berjudul “(Jangan) Jatuh Cinta”. Langkah ini menjadi momen kembalinya Dee sebagai singer-songwriter setelah hampir 17 tahun tidak merilis album solo secara utuh.
Lagu ini lahir dari sebuah momen reflektif yang personal. Pasca kepergian sang ayah pada 2024, Dee menemukan kembali gairah bermusiknya saat sedang sendirian di rumah. Lagu “(Jangan) Jatuh Cinta” sendiri mengeksplorasi sisi kemanusiaan yang paling jujur bahwa perasaan cinta seringkali tidak bisa dikemudikan. Meski terkadang kondisi tidak ideal, cinta tetap akan terjadi tanpa bisa dicegah.
Untuk urusan musikalitas, Dee tidak main-main. Ia menggandeng musisi berbakat Rendy Pandugo sebagai produser dan Teddy Adhitya sebagai vocal director. Hasilnya adalah sebuah karya dengan aransemen yang warm, kaya akan lapisan gitar, serta harmoni vokal yang sangat memanjakan telinga. Sebelum resmi dirilis, Dee sempat membocorkan lagu ini dalam showcase intim bertajuk “Bocor Tipis” di Jakarta dan Yogyakarta, yang langsung mendapat respons hangat dari para penggemar.
Rilisan ini seolah mengingatkan kembali publik bahwa sebelum menjadi penulis novel-novel best-seller, Dee Lestari adalah sosok di balik lagu-lagu legendaris seperti “Malaikat Juga Tahu”. Kehadiran single ini diharapkan menjadi pelepas rindu bagi mereka yang merindukan suara dan tulisan nada khas dari seorang Dee Lestari.
Dengarkan single “(Jangan) Jatuh Cinta” di seluruh platform streaming musik favorit kalian.
Kenali Dee Lestari lebih dekat:



