DEBUT ALBUM KRONG, SORSERIO LA SIKEDELI: MENGGUNCANG SKENA DENGAN UNORTHODOX ACID ROCK

Setelah konsisten melepas single bernuansa eksploratif sejak 2023, unit musik asal Yogyakarta, Krong, akhirnya resmi merilis debut album penuh bertajuk Sorserio La Sikedeli. Bekerja sama dengan label Eclipse Time Records, album ini menjadi penanda kuat eksistensi mereka di skena musik independen.

Krong mengusung genre yang mereka sebut sebagai unorthodox acid rock. Pendekatan ini lahir dari keengganan para personel untuk terpaku pada struktur lagu yang linier, baik dari segi progresi nada maupun eksekusi sound design. Album ini menghadirkan dinamika musik yang kental dengan nuansa psikedelik klasik ala 13th Floor Elevators dan The Electric Prunes.

Proses pengerjaan album ini memakan waktu sekitar satu setengah tahun. Sebagian besar materi diproduksi di Rumah Jurnalis, Yogyakarta, dengan mixing oleh Alif Ilham dan mastering oleh Fedo Sibarani. Menariknya, track berjudul “Brain Motel” tetap dipertahankan menggunakan hasil rekaman awal dari Soundlit Studio tanpa proses retouch, sebagai bentuk penghormatan bagi para mantan personel.

Perjalanan mendengarkan album dibuka oleh tiupan flute folkloris dari Lintang Dhia Nada di track pembuka, sebelum melintasi nomor-nomor seperti “Ghostwalk”, “Does It Trip?”, “Pale Skin Baron”, dan “Tombstoned”. Eksplorasi ini ditutup oleh nomor berdurasi kontemplatif, “Bim’sala (The Oath)”. Visual sampul album yang digarap oleh Nekrobonbon dan Bonifasius Kodrad Bagas juga memuat berbagai easter egg yang mewakili cerita di dalam lagu-lagu tersebut.

Dengarkan album Sorserio La Sikedeli di platform pemutar musik digital favorit kamu. Untuk informasi jadwal tur dan ketersediaan merchandise, ikuti pembaruan berkala di akun media sosial resmi mereka.

MANKY // MV “PARASIT”

TABIB QIU, ROOKIE R, EVAN, DIRAM // SINGLE “GDWD”

CHERRYWISE LEPAS “SOMEDAY, MAYBE…”, REVISI KETENANGAN DI TENGAH BISINGNYA ISI KEPALA

SATU ATAU DELAPAN: DARI TOKYO DRIFT HINGGA GUNCANG AMERIKA