Sering merasa harus pakai “topeng” di depan orang lain agar kelihatan ideal? Realita inilah yang coba diangkat oleh unit musik Deadline/Daydreams lewat rilisan terbaru mereka yang bertajuk “Smoke & Mirror”.

Mengambil inspirasi dari progresi chord khas film spionase klasik, Deadline/Daydreams menyajikan eksplorasi musik yang jauh lebih berani di single ini. Tidak main-main, proses kreatif mereka juga dipandu langsung oleh musisi sekaligus produser legendaris, Didit Saad. Kolaborasi apik ini berhasil menuntun Deadline/Daydreams untuk menemukan karakter suara alias sonic identity mereka yang sesungguhnya.

Istilah “Smoke & Mirror” sendiri sebenarnya dipinjam dari dunia sulap. Melalui lagu ini, mereka seolah melempar pertanyaan reflektif kepada pendengarnya: siapakah diri kita sebenarnya saat sedang sendirian dan tidak ada orang lain yang melihat? Sebuah kontemplasi mendalam yang dikemas dalam aransemen musik yang misterius sekaligus memikat.


