DARI KECEMASAN JADI ALBUM DEBUT: DOENMATT RILIS “IT DOESN’T MATTER” BERGAYA PUNK ROCK 70’S

Perjalanan skena musik lokal Malang kembali kedatangan karya segar. Berawal dari tahun 2018 dengan nama Yesterday Child yang beranggotakan Adham (bass, vokal), Yahya (gitar, vokal latar), dan Agus (drum), unit ini sempat merilis dua tembang awal bertajuk “Walk Away” dan “Priority”. Meski sempat terkendala teknis produksi dan bongkar pasang personel hingga hiatus karena kesibukan merantau, semangat mereka tak pernah padam. Pertengahan 2025 menjadi titik balik kembalinya Adham dan Yahya ke Malang untuk melanjutkan visi musik mereka.

Kini, berbekal formasi solid terbaru yang digawangi oleh Adham (vokal & bass), Yahya (gitar ritme & vokal latar), Aldy (gitar lead & vokal latar), dan Wisnu (drum), band yang telah berganti nama menjadi Doenmatt (kependekan dari It Doesn’t Matter) resmi menetaskan album debut mereka bertajuk “It Doesn’t Matter”.

Bagi Doenmatt, filosofi “It Doesn’t Matter” bukan sekadar ungkapan acuh tak acuh. Album ini hadir sebagai bentuk penerimaan bahwa tidak semua dinamika hidup harus memiliki jawaban pasti. Merangkum 10 trek yang mengulas kecemasan, energi masa muda, kemarahan, hingga harapan, Doenmatt mengemasnya dalam balutan punk rock 70’s yang mentah dan energik. Terinspirasi dari nama-nama legendaris seperti Ramones, The Lurkers, hingga Stiff Little Fingers, album ini ditandai dengan alunan gitar dan tempo bass downstrokes yang rapat.

Garapan komposisi musik diselesaikan di RPM Musik, sementara tahapan mixing dan mastering diproses oleh Joyo Sentiko Studio. Karya ini menjadi manifestasi nyata bahwasanya rintangan waktu tak meredupkan gairah berkarya.

Dengarkan album debut “It Doesn’t Matter” di platform pemutar musik digital favorit kamu sekarang!

2ND HALF // RILIS SINGLE PERDANA “CINTA” DENGAN MAKNA YANG LEBIH LUAS

MOCCA // SINGLE “BE MY BEE”

LAZE & LIAM AMADEO // SINGLE “UNDANGAN”

MONKEY BOOTS // “RUANG HITAM”