Setelah lebih dari dua dekade mewarnai skena musik independen Indonesia, Bangkutaman, grup rock psikedelik asal Yogyakarta yang kini bermarkas di Jakarta, comeback dengan single terbaru yang jujur dan melankolis, “Mencari”.
Bukan sekadar lagu, “Mencari” adalah refleksi perjalanan panjang band yang diisi oleh Wahyu “Acum” Nugroho (Gitar, Vokal), Madava Nanda (Bass, Keyboard), dan Christo Putra (Drum) ini. Lagu ini seperti undangan bagi pendengar, baik yang lama maupun yang baru, untuk ikut bertanya: Bangkutaman itu siapa sih hari ini?
Vokalis sekaligus penulis lagu, Wahyu ‘Acum’ Nugroho, bilang kalau hidup itu memang tentang pencarian. Mencari arah, mencari arti, mencari tempat untuk hati bisa tenang. Kadang ketemu, kadang datang tanpa disadari. Dan inilah yang diolah Bangkutaman ke dalam lagu dengan sentuhan psikedelik rock yang lembut.
Uniknya, lagu “Mencari” ini bukan barang baru lho. Ia pernah nongol di kompilasi Synchronize Session Two (2009) tapi cuma ada di format CD. Setelah lebih dari 10 tahun, Bangkutaman membawanya kembali dengan makna yang lebih dalam, jadi jembatan antara masa lalu dan masa depan mereka.
Single ini juga menjadi pembuka untuk proyek menarik lainnya, yaitu rilisnya video dokumenter Bangkutaman dan album Arsip Rekaman. Proyek ini akan merangkum karya-karya mereka dari 2005 hingga 2020, termasuk materi yang belum pernah rilis secara digital.

Pokoknya, “Mencari” ini tentang perjalanan yang belum kelar—buat Bangkutaman, dan juga buat kita semua yang lagi struggling mencari arti dari setiap langkah. It’s a never ending journey, and that’s okay.
🎧 Dengarkan “Mencari” di semua platform streaming sekarang.
📍 Info lengkap: linktr.ee/bangkutaman
📩 bangkutamantheband@gmail.com | 🌐 www.srmbands.id


