Skena dub dan reggae Asia Tenggara siap unjuk gigi di kancah global. Masia One, rapper dan musisi asal Singapura yang dijuluki “Far East Empress”, dipastikan bergabung dengan kolektif sound system asal Jakarta, Yella Sky Sound, untuk tampil di festival reggae raksasa Eropa, Rototom Sunsplash 2026 di Benicàssim, Spanyol.

Pertunjukan epik ini dijadwalkan pada Sabtu, 22 Agustus 2026, di Dub Academy Stage. Penampilan ini bukan sekadar panggung biasa, melainkan perayaan satu dekade pertemanan dan kolaborasi mereka yang dimulai sejak event Bintan Dub Club pada tahun 2015. Puncaknya terjadi saat Masia One mengisi trek “Global Warning” di EP perayaan ulang tahun ke-10 Yella Sky Sound bertajuk The Global Steppers pada tahun 2024 lalu.

Sebelum kolaborasi bersejarah tersebut, pada Jumat, 21 Agustus 2026, Masia One juga akan memanaskan Dancehall Stage secara solo. Di panggung ini, ia akan bersanding dengan nama-nama besar di kultur dancehall global seperti King Addies dan Lady Leshurr. Keterlibatan mereka di Rototom tahun ini menyejajarkan perwakilan Asia Tenggara dengan legenda dunia lainnya seperti Alpha Blondy, Major Lazer, dan The Skatalites yang juga masuk dalam lineup.
Invasi mereka tidak berhenti di Benicàssim. Keduanya juga akan membawa vibrasi sound system khas Asia Tenggara dalam rangkaian tur ke Valencia dan beberapa wilayah di Galicia, Spanyol Utara. Misi mereka jelas: membuktikan bahwa ekosistem dub dan reggae dari wilayah kita sudah sangat matang dan mampu berdialog sejajar dengan komunitas musik independen Eropa.


