Setelah merambah panggung internasional seperti SYNCHRONICITY Festival Shibuya dalam kurun Japan Tour 2026 hingga Wonderfruit Festival, kuartet instrumental asal Kabupaten Bandung, Basajan, resmi menghadirkan album perdana mereka Béwara dalam format vinyl 1 x LP, 33 1/3 RPM. Rilisan fisik yang diproduksi oleh Bahasa Ibu Records ini melengkapi versi digital dan CD yang telah dilepas pada 10 April 2026.

Album Béwara memuat 10 trek, termasuk single 1971 dan Nadoman. Eksplorasi musikal mereka yang mengusung genre Priangan Psychedelic Groove menggabungkan rock instrumental, irama psikedelik hipnotik, serta kehangatan suasana mistis Sunda. Secara filosofis, album ini berlandaskan kosmologi Sunda Tri Tangtu yang merangkai hubungan spiritual, kehidupan manusia, dan perenungan akhir.


Proses mastering format piringan hitam ini dikerjakan khusus secara analog untuk menjaga keutuhan serta kedalaman ruang audio khas Basajan. Menurut Made (personel Basajan), piringan hitam 12 inci merupakan media paling intim untuk menikmati karya musik dari detail artwork hingga kualitas audionya. Sementara itu, Kemfau selaku Program Director Bahasa Ibu Records dan David Tarigan dari Artist and Repertoire menganggap rilisan vinyl ini sebagai artefak fisik sekaligus bentuk kepulangan album karya Basajan setelah menjelajah pendengar global.

Format piringan hitam ini dicetak dalam jumlah terbatas (limited pressing) dan resmi dirilis pada 4 November 2026. Koleksi fisik ini dapat didapatkan secara langsung melalui platform resmi bahasaiburecords.id atau jaringan toko musik demajors.


