Brand streetwear asal Bandung, MYPRIDE, kembali mendobrak batasan mode dan seni lewat koleksi terbarunya bertajuk ‘LAB 02: SONIC INSIGNIA’. Bukan sekadar pakaian untuk dipakai harian, koleksi ini menghadirkan eksperimen unik: mengubah material jaket menjadi instrumen musik yang dapat menghasilkan bunyi.
Melalui sub-proyek eksperimental 3F Performances (Form-Follows-Function), MYPRIDE menggandeng dua seniman musik eksperimental, Duelizm Void dan Faqih Allawi. Eksplorasi ini berawal dari ide sederhana tentang sifat material. Jika badge karet terdahulu diganti menjadi bahan besi, besi secara alami menghasilkan suara yang lebih nyaring. Dari sana, muncul gagasan untuk menerjemahkan seluruh komponen tekstil menjadi karya audio.

Proses penciptaan bunyi ini melibatkan metode ilmiah yang cukup detail. Mikroorganisme dari berbagai bagian jaket seperti kain, sleting, hingga badge besi diinkubasi terlebih dahulu. Aktivitas listrik dari mikroorganisme tersebut kemudian direkam sebagai data mentah, lalu diterjemahkan menjadi sinyal audio hingga menjadi musik eksperimental.
Secara keseluruhan, seri ‘LAB 02: SONIC INSIGNIA’ menghadirkan lima jaket (dengan empat karakter bunyi berbeda), dua crewneck, dua t-shirt, serta enamel pin. Rilisan ini dibanderol mulai dari Rp200.000.

Untuk merayakan rilisnya koleksi ini, MYPRIDE menggelar Launching Exhibition di MYPRIDE Store, Jl. Kacapiring No. 07, Bandung. Pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan instalasi mikroorganisme, mencoba menghasilkan bunyi dari jaket lewat sentuhan, serta menyaksikan performance art interaktif.
Koleksi dan pameran ini resmi dibuka mulai Sabtu, 17 Oktober 2026.
Informasi & Media Sosial:
Instagram: @myprideofficial
Fotografer: @lucasbenedicts
Kolaborator: Duelizm Void & Faqih Allawi


