THE BRANDALS RILIS ALBUM ‘OPOSISI’: SUARA KRITIS DAN ENERGI BARU UNIT ROCK BANYAK RESIKO

Unit rock independen legendaris asal Jakarta, The Brandals, resmi merilis album ke-6 mereka yang bertitel ‘Oposisi’ pada 30 September 2026. Perilisan ini diawali oleh single pemungkas ‘1948’ pada 15 September 2026, sebuah tembang bernuansa post-punk yang menyoroti tragedi Nakba dan perjuangan pembebasan Palestina.

Perjalanan album ‘Oposisi’ didahului oleh rentetan single tajam seperti ‘Jari Kasar’, ‘Di Pinggir Marjin’, ‘Langit Biru’, dan ‘Ke Timur’ yang telah dilepas berkala sejak September 2025. Album ini menjadi manifestasi nyata dari konsistensi sikap The Brandals selama 25 tahun berkarya. Di tengah dinamika sosial-politik dan absennya elemen oposisi di pemerintahan rezim Prabowo – Gibran, The Brandals mengambil peran sebagai corong perwakilan suara warga sipil serta kelas pekerja.

Pengerjaan album ‘Oposisi’ dimulai sejak September 2024 di Atas Music, Cipulir. Kali ini, mereka menggandeng duo produser berhaluan elektronik, Jonathan Mono dan Jonathan Pardede. Kolaborasi tersebut melahirkan perpaduan eksplosif antara rock, hip-hop, dan unsur elektronik, terinspirasi dari kancah musik 80-90an seperti INXS, The Clash, Bauhaus, hingga Happy Mondays.

Pasca hengkangnya gitaris Tony Dwi Setiaji dan drummer Firman Zaenudin, The Brandals mengukuhkan formasi kuartet bersama drummer anyar Ghani Noorputrawan yang bergabung awal 2025. Pukulan drum Ghani memberi suntikan energi segar bagi eksplorasi musik band. Kolaborasi menarik juga hadir di lagu ‘Jari Kasar’ yang menggaet duo punk elektro asal Purbalingga, Sukatani.

Lagu-lagu di dalam album ini merekam kegelisahan urban dengan sangat lugas. ‘Di Pinggir Marjin’ hadir sebagai balada pekerja kota, sementara ‘Ke Timur’ menampilkan racikan rap lirik Eka Annash. Ada pula ‘Langit Biru’ yang menyoroti isu lingkungan, hingga trek introspektif ‘Midnight, Dharmawangsa Parking Lot’.

Album ‘Oposisi’ membuktikan integritas The Brandals yang bermutasi dari grup pemberontak urakan menjadi warga sipil yang dewasa, berani, dan tetap kritis.

Nantikan album ‘Oposisi’ di seluruh platform musik digital!

KAWAII MEETS METAL: UNIT IDOL SURABAYA METANARU MUNTAHKAN DEBUT SINGLE “PHENOMENA”

MEZZA CAN WAIT RILIS ‘2 LEVITATE’: SENI MERAYAKAN KEHILANGAN LEWAT DENTUM ELEKTRONIK

DRATTED RESMI LEPAS EP “COVENANT OF THE HOLLOW”: GELAP, BISING, DAN TANPA KOMPROMI

SUNSET’69 RILIS SINGLE “HIGH SCHOOL MEMORIES” // NOSTALGIA POP-PUNK DARI BALI YANG BIKIN FLASHBACK KE MASA SEKOLAH