Unit pop rock synth asal Jakarta, Story 5, resmi melepas album debut self-titled mereka pada 28 Agustus 2026 di seluruh platform musik digital. Mengusung konsep eksploratif, album berisi 10 lagu ini menjahit beragam fase kehidupan—dari cinta, kehilangan, hingga kenangan—menjadi satu narasi musikal yang saling terhubung.

Beranggotakan Madis Danardi (vokal, drum), David Adadisana (bas, synth, kibor), dan Siwan Benaya (gitar, vokal), nama Story 5 membawa filosofi angka lima yang melambangkan keseimbangan, kebebasan, dan kemanusiaan. Nama ini melengkapi karakter mereka yang fokus bercerita lewat musik.
Gagasan album ini sudah dirancang sejak 2023 dari total 20 materi. Setelah melepas EP Hope and a Future pada Maret 2025 dengan lima lagu, sepuluh materi pilihan dimatangkan untuk album ini. Seluruh lagu ditulis dan dirangkai sendiri oleh ketiga personel tanpa campur tangan penulis luar.
Perbedaan latar belakang musik menjadi warna utama. Madis membawa sentuhan pop-rock dunia hingga keroncong, Siwan bermain di ranah grunge dan alternative, sedangkan David mengeksplorasi hard rock hingga EDM. Keberagaman tersebut disatukan lewat titik tengah aransemen yang tetap berkarakter dan komersial.
Inspirasi album ini datang dari karya konseptual legendaris seperti The Wall (Pink Floyd), Midnights (Taylor Swift), hingga Balada Bala Sinema (Melancholic Bitch), yang diolah kembali dengan karakter khas Story 5. Seluruh proses produksi digarap di S5HQ bersama Raddi Hevrouw sebagai engineer.
Dengarkan album debut Story 5 sekarang di platform musik favoritmu!


