Unit alternative rock asal Jakarta, GONGPATI, resmi memperkenalkan wajah mereka ke industri musik lewat album perdana bertajuk Luka Kolektif yang dirilis pada 12 Desember 2025. Digawangi oleh musisi yang sudah matang secara usia dan pengalaman, band ini membawa narasi jujur tentang kehidupan yang tidak selalu mulus.
Nama GONGPATI sendiri diambil dari dua kata Gong sebagai simbol awal atau panggilan, dan Pati (bahasa Jawa) yang berarti akhir atau kematian. Filosofi ini mencerminkan isi album mereka yang merekam spektrum perjalanan hidup dari awal hingga akhir. Secara musikal, GONGPATI banyak dipengaruhi oleh sound rock akhir 90-an hingga awal 2000-an—era di mana distorsi megah dan lirik emosional menjadi cara utama untuk berdamai dengan luka.
Album Luka Kolektif berisi 12 trek yang mengeksplorasi perasaan-perasaan personal namun sebenarnya dialami oleh banyak orang. Mulai dari sindiran realitas sosial dalam lagu “New Money (OKB)”, tekanan ekonomi di “Katanya Sandwich”, hingga keresahan eksistensial dalam “Takut Mati”.
Perjalanan album ini ditutup dengan manis lewat trek “Kita Semesta, Kita Selamanya”. Lagu ini menjadi titik balik dari segala kegelisahan, sebuah pesan tentang pentingnya bertahan dan menemukan “rumah” pada orang lain. GONGPATI ingin menegaskan bahwa selama kita masih bersama, luka-luka ini tidak harus dihadapi sendirian.
Dengarkan album “Luka Kolektif” di Spotify, Apple Music, dan platform streaming lainnya sekarang juga.
Info lebih lanjut mengenai GONGPATI:



