MEG & BELL, HALF MALAYSIA, HALF INDONESIA: POP-PUNK LINTAS NEGARA YANG MERAYAKAN PATAH HATI

Kolaborasi musik lintas negara bukan hal baru, tapi Meg & Bell membawa perspektif yang jauh lebih personal. Terbentuk di antara Kuala Lumpur dan Jakarta, duo pop-punk ini membuktikan bahwa jarak dan luka yang sama bisa menghasilkan karya yang jujur.

Proyek ini awalnya merupakan perjalanan solo Meg, sosok di balik band emo/pop-punk NOSFERAL dan eks-personel KillMyDestiny HC. Namun, pertemuan Meg dengan Bell, seorang grunge-girl asal Malaysia di Kuala Lumpur, mengubah segalanya. Bell kini mengisi posisi bass sekaligus vokal utama, memberikan warna baru dalam dinamika musik mereka.

Dua Negara, Satu Frekuensi Meg & Bell menyebut diri mereka sebagai duo yang “disfungsional secara emosional”. Musik mereka adalah kontradiksi yang unik: melodi yang terdengar ceria namun menyimpan lirik tentang kehilangan, duka, dan memori yang belum usai. “Kalau kamu tersenyum sambil menangis, berarti kamu mendengarkan kami dengan cara yang benar,” ujar mereka.

Ekspansi Universe Melalui “Photograph” Single debut mereka, “Photograph”, bukanlah sekadar lagu baru. Ini adalah spin-off naratif dari album NOSFERAL, The Thin Line Between Life and Death. Dengan vokal ala anime-vibe dan lirik yang padat emosi, lagu ini memperluas semesta cerita yang sudah dibangun Meg sejak lama melalui rilisan sebelumnya seperti “The Girl Next Door” hingga “Air Mata”.

Bagi kamu yang tumbuh dengan energi pop-punk dan sedang mencari pelampiasan atas kenangan lama, Meg & Bell adalah teman perjalanan yang tepat.

Dengarkan kisah lengkap mereka

Social Media:

MARIAH CAREY COMEBACK! “TYPE DANGEROUS” RESMI DIRILIS // BUKA ERA BARU SANG DIVA

EIL & REGINA PHOENIX SIAPKAN “CHECK (TADA TADA)” UNTUK JADI SOUNDTRACK SELF-REFLECTION KAMU

S A B A POTRET REALITA GENERASI MODERN LEWAT SINGLE “ANXIETY”

NATH THE LIONS // SINGLE “SEPERIH RASA INI”