Yoko-City-Ghost---Pembawa-Cahaya-artwork

Yoko City Ghost adalah proyek solo seorang Tengku Ariy Dipantara, song writer, producer, composer, sekaligus mixing engineer asal kota Medan.

Setelah sekian tahun menanggalkan karir sebagai musisi, awal tahun ini, Ariy mengajak beberapa kawan untuk mendirikan studio recording sekaligus label independent bernama Ringo Records. Hal itulah yang membuatnya yakin untuk kembali menggali memori-memori lamanya yang tersimpan di dalam lagu-lagu yang kala itu tak sempat dilahirkan.

Pembawa Cahaya diputuskan untuk yang pertama lahir. Yuninka Cicilia, solois perempuan bersuara unik digandeng untuk mengisi vokal. Pembawa Cahaya adalah kisah di mana fanatisme yang berlebihan pada benda-benda transenden hanya akan menghasilkan kebutaan, baik secara nalar, logika, maupun perasaan. Ironinya, di jaman post-modern ini, kebutaan itu merajalela dimana-mana. Bahkan, tidak sedikit orang/kelompok yang bangga akan kebutaannya pada nalar, logika, dan perasaan tersebut.

Lagu ini ditulis dengan lirik sederhana agar dapat diinterpretasikan secara universal, hingga “Cahaya yang Hidup” dapat diartikan sesuai dengan pengalaman masing-masing pendengar.

Mengenai komposing lagu, Ariy tidak bisa melepaskan pengaruh musik-musik yang diperdengarkan oleh sang ayah semenjak kecil: ia membayangkan sebuah band imajinatif yang diisi oleh Ringo Starr (drum), Richard Wright (Syhnth), dan Simon Gallup (bass); pergumulan otentik yang (mau tak mau) takkan bisa dilepaskan dari pop psychedelic yang booming pada akhir medio 60an.

Pada akhirnya, Yoko City Ghost tak ingin muluk-muluk agar karya-karyanya dapat diterima oleh masyarakat luas. Keinginannya cukup sederhana, agar segala refleksi yang tertinggal di “gua Plato” itu bisa mewujud realitas yang nyata.


=======================================================================================

For more info

Instagram: @yokocityghost

Related Blogs

    Share