release

Setelah dengan sukses digelar di tahun-tahun sebelumnya sejak tahun 2013, tahun ini Travel Industry Student Forum (TISF) kembali digelar dengan cakupan skala yang lebih besar dibanding tahun – tahun sebelumnya. Event TISF 2017 yang diselenggarakan oleh mahasiswa Studi Industri Perjalanan ini memiliki tema Travel Trends 2017 and Beyond. Tahun ini event tersebut dilaksanakan pada 11 – 12 Oktober 2017 di Gedung Ciremai lt. 6 STP NHI Bandung pada hari pertama dan kegiatan Bandung City Tour di hari kedua.

Travel Industry Student Forum dibuat sebagai wadah bagi para mahasiswa Perjalanan  Wisata ataupun Pariwisata untuk mendapat informasi terkini terkait industri perjalanan wisata di Indonesia sekaligus ajang memperdalam ilmu yang didapat mahasiswa dengan mempresentasikan hasil penelitian yang dibuatnya sesuai dengan tema TISF 2017. Sesuai dengan harapan yang dikemukakan oleh Iqbal bahwa sangat penting bagi semua pihak terkait dalam industri ini untuk mengetahui tren dan diharapkan juga dapat memberikan gambaran tentang suatu kondisi yang sedang terjadi dan diharapkan dapat memberikan informasi yang dapat diimplementasikan di berbagai bidang seperti dalam bisnis, pemerintah, dan akademik.

Event TISF akan dihadiri oleh 150 peserta dan presenter dari berbagai kampus di Indonesia dan ASEAN. Dalam event ini mahasiswa dapat mendaftar sebagai presenter yakni yang mengikui kegiatan lomba penelitian dan sebagai peserta yakni yang  hanya mengikuti kegiatan sesi seminar dan ikut menyaksikan di sesi parallel.

Dalam event ini terdapat 3 pembicara yang kompeten di bidangnya, yang pertama ialah Bapak Ir. Samsriyono Nughroho sebagai perwakilan dari praktisi termuka pariwisata Indonesia yang merupakan MBA Special Advisor to the Minister on Tourism Information Technology dari Kementrian Pariwisata yang menyatakan bahwa kebijakan pariwisata nasional yaitu melalui :

  1. Deregulasi “Ease of Entering Indonesia and Ease of Doing Business”
  2. Marketing “10 Bali Baru dan Special Economic Zone”
  3. Pentahelix “Digital Tourism, Homestay Desa Wisata, dan Aksesibilitas”

Lalu selanjutnya yakni pembicara dari Traveloka.com mewakili pembicara dari industri yakni Bapak John Safenson yang merupakan country market manager dari Traveloka.com yang

membicarakan bahwa di era digital ini terjadi pergeresan perilaku kosumen dimana orang-orang lebih memilih untuk  menggunakan platform online dalam memenuhi kebutuhannya, termasuk kebutuhan akan melakukan kegiatan pariwisata.

Dan pembicara terakhir mewakili akademisi yakni Dr. Azizan Bin Marzuki merupakan Associate Professor Universiti Sains Malaysia mengungkapkan bawa pergeseran tren pariwisata tidak hanya terjadi di kalangan lokal, tetapi terjadi secara global, hal ini menunjukkan kesempatan dan peluang bagi industri pariwisata di Indonesia. Peningkatan kedatangan turis internasional dari waku ke waktu menunjukkan nilai yang besar dan mayoritas pergeseran pasar tersebut dipimpin oleh generasi millenial.

Di hari pertama penyelenggaraan TISF 2017 terdapat beberapa rangkaian acara yakni sesi seminar oleh tiga pembicara diatas, sesi paralel, dan penutupan acara dengan adanya Sundanese Food Corner. Sesi seminar dilaksanakan pada pagi hari dimulai setelah kegiatan pembukaan telah selesai dilaksanakan hingga siang hari. Sedangkan sesi parallel dilaksanakan setelah istirahat siang, dalam sesi ini tiap mahasiswa yang ikut sebagai presenter dibagi menjadi beberapa ruangan dimana di tiap ruangan terdapat beberapa paper reviewer yang akan menguji tiap paper yang dilombakan. Kegiatan penutupan acara diawali dengan penugumuman pemenang, dengan juara pertama dari Fakultas Pariwisata Udayana bernama I Made Aswin Ananta, juara kedua dari STP NHI Bandung dari Team Bromo SIP 2014 dan juara ketiga dari ERC Singapore bernama Darren Christian Ticar Maranan, lalu dilanjutkan penampilan angklung dari Arumba Nara dan diakhiri kegiatan Sundanese Food Corner disini dimana seluruh peserta dan  presenter sama – sama menikmati makanan tradisional khas sunda.

Di hari kedua penyelenggaraan TISF 2017 terdapat kegiatan Bandung City Tour, yaitu mengunjungi Savoy hooman, Museum KAA, Alun-alun Bandung, Braga, Gedung sate dan Saung Angklung Udjo. Kegiatan Bandung City Tour ini dilakukan oleh para presenter secara free.

Acara TISF ini merupakan salah satu event terbesar di program studi Studi Industri Perjalanan  di STP NHI Bandung yang diselenggarakan setiap tahun. Dengan adanya event ini, diharapkan pertukaran informasi tourism dan travel di kalangan mahasiswa dapat lebih meningkat. Seperti yang dikatakan oleh Bapak DR. Anwari Masatip, MM.Par. selaku Pembantu ketua III (Bidang Kemahasiswaan) STP Bandung diharapkan bahwa semoga acara ini dapat menambah ilmu bagi seluruh hadirin yang datang dan dan event TISF dapat lebih maju kedepannya.

==================================================================================

More info:

Website: www.sipstpb.com

Line: @hyh5277p

Instagram: tisf.stpb

Facebook: tisf_stpbdg@yahoo.com

Related Blogs

    Share