marsinah03

Grup musik yang menawarkan konsep Rock dengan sentuhan Blues dan Jazz, Tone Lighter bersiap meramaikan kembali kancah musik tanah air, hal itu ditandai oleh Tryan Nugraha (Vocal, Lead Guitar), M. Fajar Aulia (Rhythm guitar), M. Wibi Afiantara (Bass), dan Arvy Driya Dipta (Drum) dengan sebuah single yang berjudul “Marsinah” yang terdapat dalam mini album berjudul V.R.O.U.W (Voyage Rizomata Of Unpredictable Woman) yang berceritakan sebuah fenomena perjalanan perempuan yang tidak bisa di tebak. Lagu ”Marsinah” tersebut terdapat pada track ke tiga dari tujuh track yang akan di suguhkan oleh Tone Lighter. Pada tahun 2015-2016 Tone Lighter telah merilis dua buah lagu bertemakan wanita (Waitin & When the Woman Get High), dan pada peluncuran single ini pun sama-sama bertemakan wanita, tetapi dengan nuansa yang sedikit berbeda.

Bercerita dan memotret fenomena seorang buruh wanita bernama “Marsinah”, yang dianggap sebagai pahlawan oleh para buruh lainnya karena berani menanggung resiko untuk memperjuangkan hak-hak para buruh lainnya pada masa itu. Marsinah dinyatakan hilang selama beberapa pekan, dan ditemukan tak bernyawa dengan kondisi yang mengenaskan. Hal itu pun membuahkan duka yang mendalam para buruh dan aktivis terkait. Sampai saat ini tidak ada kejelasan pasti siapa dalang ataupun pihak yang bertanggung jawab di balik kematian Marsinah.

“Tidak bermaksud menjatuhkan martabat perempuan, lewat Single ini, saya (kami) hanya ingin menggambarkan karakteristik perempuan yang pemberani untuk memperjuangkan Hak Asasi Manusia (HAM). Kenapa lagu ini yang kita angkat? Karena saat ini penjelasan tentang berbagai macam sejarah dan kasus-kasus yang belum terpecahkan masih menjadi sebuah fenomena yang misteri. Secara tidak langsung kita bisa berkontribusi dan memberi masukan pada pihak-pihak terkait lewat sebuah karya dalam bentuk sebuah lagu.” ujar Tryan selaku penulis lirik.

Sang vokalis ini mengaku, apa yang ia tulis merupakan keresahan dan kepedulian akan sejarah selama hidup dan besar di Kota Bandung. Baik itu tentang pergaulan, pembelajaran atau juga pandangannya terhadap berbagai macam karakteristik perempuan yang pernah ia temui atau yang ia baca dari berbagai macam buku. Tryan juga mengambil dari fenomena akan maraknya ketidakadilan yang terjadi di Indonesia, peran budaya masyarakat, dan pemerintahan di Indonesia melalui karya.

Lagu yang berdurasi hampir enam menit itupun, dibantu oleh penyanyi yang bernama Intan Shelianggina untuk mengisi beberapa bagian yang dianggap membutuhkan suara wanita yang seakan bisa merepresentasikan kekelaman kala itu. Beberapa bait puisi pun di munculkan dalam lagu “Marsinah”, dan dipadukan dengan nuansa musik yang halus sekaligus menggebu. Dikatakan sang drummer Arvy,  lagu yang hampir enam menit ini dikerjakan hampir seluruhnya di Red Music Studio (Bandung) dan beberapa bagian di studio kawan kami yang bernama Afryan— dalam kurun waktu yang relatif lama, yakni hampir satu tahun lamanya, akhirnya pada akhir tahun 2017 lagu ini terselesaikan. “Sementara itu demi untuk mempercantik hasil akhir audio, Tone Lighter mempercayakan penggarapan kepada orang-orang berpengalaman dibidangnya masing-masing, untuk operator diserahkan kepada Hadiyan Red Studio (Bandung), dan untuk mixing dan mastering diserahkan kepada Indra Severus Red Studio (Bandung),” bebernya.

Tidak hanya sekedar memperhatikan lagu secara utuh, untuk menambah kelesarasan lagu, untuk kali pertama Tone Lighter juga berkolaborasi dengan seorang ilustrator muda asal Kota Bandung, untuk menerjemahkan mini album kami  VROUW ke dalam medium seni menggambar. Seniman tersebut bernama Ahmad Saepuloh yang selama ini telah terjun lama di dunia desain/ilustrasi.

“Ahmad Saepuloh merepresentasikan keseluruhan dari lagu-lagu yang ada pada mini album dengan potret berbagai macam karakteristik Perempuan secara satu kesatuan seperti yang digambarkan melalui lagu-lagu yang ada didalamnya, dia mencoba meleburkan karakter musik dari Tone Lighter dengan kemahiran dibidangnya, Teknisnya sendiri lebih kepada pendekatan manual water color, dengan pemilihan warna-warna terpilih,” tandas Wibi, bassist Tone Lighter.

Lagu “Marsinah” sendiri, sudah bisa dinikmati dan dimiliki dalam format digital melalui iTunes Store, juga di layanan musik streaming seperti Apple Music, Spotify, Amazon Music, Deezer, Tidal, Guvera dll.

Selamat menikmati single terbaru dari TONE LIGHTER , enjoy!

=======================================================================================

For more info

Instagram: tonelighter

Facebook: Tone Lighter

Twitter: @Tonelighter_ID

YouTube: Tone Lighter

Related Blogs

    Share