tone-lighter-01

Setelah merilis single pertama berjudul “Waitin”, single kedua berjudul “When the woman get hight” dan single ketiga berjudul “Marsinah”, Tone Lighter berencana meluncurkan EP (Extended Play) terbarunya bertajuk “Voyage Rizomata of Unpredictable Woman” (Vrouw) pada 10 Oktober 2020 mendatang.

Tone Lighter yang diperkuat oleh Tryan Nugraha (vocal, lead gitar), M. Fajar Aulia (rhythm gitar), M. Wibi Afiantara (bass), dan Arvy Driya Dipta (drum) akan merilis album pertama mereka dengan tajuk “Voyage Rizomata of Unpredictable Woman”. Lagu tersebut akan disebarluaskan melalui sejumlah media dengan dua format rilisan yakni  reguler (Compact Disc-CD) dan digital.

Boleh dibilang EP (Extended Play)  ini adalah jembatan dan angin segar bagi Tone Lighter yang sempat tertunda. EP (Extended Play)  pertama ini juga sekaligus membeberkan tentang citra baru dari band yang terbentuk pada 2014 silam ke arah yang kian berkembang baik secara musikalitas maupun lirikal.

Menurut Tone Lighter, Voyage Rizomata of Unpredictable Woman pada dasarnya, bercerita dan menggambarkan tentang  sosok wanita yang digambarkan secara berbeda-beda melalui lagu-lagu yang ada di dalam EP (Extended Play)  ini.

Sementara itu, dari segi musikal, Tone Lighter menyuguhkan kemasan musik bernafaskan blues  dengan beat dan bass bercita rasa rock yang kental nan berulang-ulang, ditaburi hentakan  namun tetap menyimpan kejutan di setiap part-part lagunya seperti pada bagian melodi yang bernuansa fushion. Progresi chord yang jarang digunakan seperti chord dasar jazz dan ketukan yang bervarian seperti di beberapa lagu.

Sedangkan untuk proses rekaman, semua bagan lagu “Tone Lighter” dikerjakan di Red Studio (Bandung)— dalam kurun waktu 3  bulan, pada akhir bulan November 2018.

Sementara itu demi untuk mempercantik hasil akhir audio, Tone Lighter mempercayakan penggarapan kepada orang-orang berpengalaman di bidangnya masing-masing,untuk operator diserahkan kepada Hadian Red Studio (Bandung), dan untuk mixing dan mastering diserahkan kepada Indra Severus Red Studio (Bandung)

Tidak hanya sekedar memperhatikan lagu secara utuh, untuk menambah kesan eksentrik, untuk kali pertama Tone Lighter juga berkolaborasi dengan seorang ilustrator muda asal Kota Kembang, untuk menerjemahkan album Tone Lighter ke dalam medium seni menggambar. Seniman tersebut adalah Ahmad Saepuloh yang telah terjun lama ke dunia design/ ilustrasi.

Melalui kemahirannya dalam menggambar, Ahmad Saepuloh mere-presentasikan lagu-lagu yang ada di dalam album Tone Lighter nantinya dengan penggambaran berbagai macam sosok dan karakteristik perempuan. Soal teknik ilustrasi, Ahmad  mengaku apa yang ia kerjakan lebih mengarah ke pendekatan teknis manual water color, dengan pemilihan warna-warna yang disesuaikan dengan karakter atau genre lagu.“Saya menggunakan warna-warna terpilih untuk menggambarkan dari masing masing lagu nantinya.”

=======================================================================================

For more info

Instagram: @tonelighter

Twitter: @Tonelighter_ID


Related Blogs

    Share