theabraham-her-bodyjpgTHEABRAHAM // RILIS SINGLE “HER” 

Perbedaan perspektif antara laki-laki dan perempuan yang menjelma menjadi pengalaman personal sering sekali menjadi inspirasi seorang seniman dalam mencipta karya. Hal ini pula yang dialami Abraham, musisi asal Bali yang baru saja merilis single berjudul “Her” dibawah stage name TheAbraham.

Her” merupakan refleksi kisah yang menurutnya sangat easily-relate ke semua orang karena ini merupakan pengalaman yang banyak dia temui disekitarnya. “Overthinking, itu keywords saya menulis lagu ini,” ujarnya, “banyak wanita yang selalu merasa bisa menyelesaikan semua masalah hingga lupa kalau sebenarnya ada bahu kami, para laki-laki yang siap untuk disandari. Mereka kuat, namun kami ingin mereka tau bahwa orang yang benar-benar peduli dan sayang itu tidak pernah merasa diberatkan.” Untuk single “Her” ini sendiri seorang Abraham mengakui bahwa ia terinspirasi dari seseorang yang sangat spesial. “Her” memang diciptakan dari kegelisahan saya menanti, hingga saat ini,” akunya dalam.

Lirik yang melankolik memang menjadi kekuatan seorang Abraham yang selain menyerap inspirasi dan menuangkannya melalui medium musik, juga menumpahkannya ke berbagai media seni rupa lain seperti lukisan, fotografi dan tulisan. “Semenjak usia sepuluh tahun saya emang udah keliatan bakat moody, saat itu juga udah dikelilingi oleh instrumen dan syukurlah sampai saat ini keluarga sangat mendukung asal karyanya bersifat positif” pungkasnya, “(saya) belajar gitar dari kakak dan hingga saat ini beliau menjadi orang pertama yang mengkritisi permainan saya sekaligus teman diskusi.”

Pembawaan Abraham yang cenderung skeptikal tercermin pada idealismenya dalam berkarya. Pria yang sangat mengidolakan Oliver Sykes ini semenjak sekolah menengah memang sudah sering mengikuti berbagai festival dan dominan pada posisi vokal dan gitar. “Saya kurang peduli komentar jika bersifat destruktif, yang saya tekankan dari dulu itu yang penting konsistensi berlatih,” tekannya.

Penyuka pelukis asal Amerika, Jean Michel Basquiat ini sangat proaktif pula dalam memamerkan karya, seperti pagelaran seni rupa lokal dan sejenisnya. Sementara dalam hal tulisan, dia menyukai suasana dark dan mellow pada permainan kata dalam prosa yang digubahnya. “Semua hal jika berkaitan dengan seni sangat saya seriusi karena sudah menjadi seperti kebiasaan. Kayak ada yang kurang kalo ngga dilakuin.” Dia mengakui bahwa segala hal yang terjadi setiap hari itu bisa jadi bahan karya, “kalo ribut atau putus, pasti jadi puisi, atau ngga lukisan.” sambar pria yang lahir dibulan Agustus ini sambil tersenyum.

Akhir tahun lalu sebuah lagu berjudul “Hopeless” menjadi tanda awal keseriusannya dalam bermusik, dan tentu saja selain “Her”, akan banyak karya lain yang sudah ia siapkan secara matang bagi calon pendengarnya. Bertempat tinggal di TabananBali, selain menerima beberapa permintaan dan tawaran panggung, saat ini Abraham sedang disibukkan oleh penggarapan materi mini album yang rencananya akan diluncurkan akhir tahun ini.

====================================================================================

For more info

Instagram: @being.abraham

Youtube: The Abrahams

Related Blogs

    Share