Cover CD Single Semburat Silang Warna-DOK The Upstairs

The Upstairsband beraliran new wave/synth rock, sedang gencar turun-naik pentas keliling Indonesia akhir-akhir ini. Selain mengemas ulang sound, band yang berdiri sejak 2001 silam ini lebih meruang angkasa. The Upstairs kerap memperkenalkan single terbarunya di pentas — dan disambut secara antusias oleh penggemar mereka.

Pada 27 September 2018 lalu, The Upstairs melepas secara resmi single terbaru yang berjudul “Semburat Silang Warna“. Digarap oleh John Fisma dengan lirik khas ala Jimi Multhazam, single ini dirilis dalam bentuk CD oleh Langen Srawa Records. Selain “Semburat Silang Warna”, terdapat track lama yang pernah disebar gratis di dunia maya dan sebagian sempat tercantum dalam sebuah kompilasi lawas. Semuanya itu disuguhkan dalam versi re-master. Rilisan “Semburat Silang Warna menjadi obat rindu bagi penggemar setelah kelahiran “Katalika (2012).

The Upstairs yang beranggotakan Jimi Multhazam (vokal), Kubil Idris (gitar), John Fisma (bass, synth, electro sequencer), dan Ryan Ajhi (drum), memulai rekaman “Semburat Silang Warna” pada pertengahan tahun silam. Diproduseri sendiri oleh The Upstairs. Proses mixing ditangani langsung oleh John Fisma, sedangkan bagian mastering digawangi oleh engineer kawakan Koe Hok Laij.

Awalnya, single “Semburat Silang Warna” merupakan versi remix dari lagu lain yang digubah Kubil Idris. Namun, karena hasilnya berbeda warna, akhirnya Jimi memutuskan untuk membuat lirik dan lagu berbeda. Dalam proses pembuatan lirik, Jimi sempat merilis project lain pada awal tahun. Hal ini semata-mata sebagai katarsis karena Jimi belum mendapatkan formula lirik yang pas untuk merespons sound yang dihasilkan John Fisma. Ajaibnya, tema lagu justru didapat setelah mengamati gambar anaknya yang ditempel di pintu kulkas di rumahnya. Eureka!

Tema lirik “Semburat Silang Warna” menerjemahkan imajinasi anak kecil ketika menggambarkan sesuatu di atas kertas ke dalam bahasa orang dewasa. Imajinasi anak kecil yang maha luas tersebut kadang tak terjangkau oleh bahasa dewasa. Akhirnya, imajinasi itu menimbulkan sebuah barisan puisi yang multitafsir. Suatu gaya penulisan lirik di luar kebiasaan Jimi sebelumnya.

Dalam pembuatan video musik, The Upstairs menggandeng penggarap video muda yang menyandang nama Toma & Kako, yaitu Dhiwangkara Seta dan Dian Tamara. Mereka menerjemahkan “Semburat Silang Warna” dengan bentuk visual yang berbeda. Ketika mendengarkan lagu pertama kali, beberapa kata terlontar dari Toma & Kako, “Super Hero Jepang 80-an, Roller Skate, Neon Sign, dan Arcade Game!” Kata-kata kunci inilah yang melahirkan ide story line yang ciamik. Video menceritakan karakter games yang memberontak terhadap kemauan kreator dan pemainnya hingga mereka menjadi sebuah band bernama The Upstairs. Terjemahan visual Toma & Kako pun mampu membuat The Upstairs tercengang.

Foto Band The Upstairs-DOK The Upstairs

Untuk cetakan perdana, pihak Langen Srawa Records membanderol CD dengan harga Rp 50.000 beserta bonus poster eksklusif, button pin, dan stiker khusus untuk 500 pembeli pertama. Penjualan serentak sudah dimulai pada 30 September 2018, tersebar di Pulau Jawa, Sulawesi, Kalimantan, hingga Nusa Tenggara Barat. Negara tetangga seperti Malaysia, Singapore, dan Thailand juga menjadi titik distribusi. Rilisan kali ini juga akan tersedia di berbagai platform digital store

==============================================================================================

For more info:

Instagram: @theupstairs

Youtube: The Upstairs Official

Related Blogs

    Share