foto-profilewe shout the sky menggambarkan impian seorang pengembara yang mencoba mencari ketenangan hidup, menerobos lorong gelap untuk mencari secercah cahaya, memang tak mudah, namun itu bukan hal yang mustahil. ia pikir jalan terbaik itu dengan cara mendaki gunung yang dieluh-eluhkan maha agung di dunia. saat itu tiba, disetiap langkah yang di langkah kan terasa bermakna, memberikan arti kehidupan yang sesungguhnya. langit pun seakan menemani perjalanan sang pengembara. memberikan keindahan yang tak mampudi temukan ditempatlain, warna yang menari-nari indah diatas sana, bagaikan aurora yang tersesat, mengiringi langkah sang pengembara. langit hanya bisa memandang, tak mampu berbuat apa apa. suasana begitu mencekam, tak seorang pun menginginkan hal semacam itu, dengan semangat yang tersisa, ia bertahan, ia berdoa, dan memanjatkan harapan pada semesta untuk memberikannya kekuatan yang mengantarkannya pada titik tertinggi di dunia, pencapaian manusia biasa, yang mendapatkan kedamaian abadi. waktu yang dinanti tiba, langkah terakhir menuju puncak telah selesai, diatas sana ia memandang dengan luas, menggunakan hati, perasaan, dan ingatan yang ada. mencoba mendapatkan moment yang tak semua orang mampu dapatkan. itulah yang dinamakan kedamaian abadi.

Dengan tajuk EP “Trip to Tibet”, The Trees Strip mengajak para pendengar untuk menemani tokoh pengembara dalam perjalanannya hingga menemukan sebuah kedamaian yang abadi. The Trees Strip memilih Tibet sebagai tajuk album karena Tibet merupakan wilayah tertinggi di bumi dengan keindahan alam yang luar biasa sehingga menimbulkan ketenangan bagi wisatawan yang datang kesana. Namun, dibalik keindahan alam terdapat sejarah kelam di baliknya.

================================================================

The Trees Strip merupakan unit post-rock Jatinangor yang terbentuk pada tahun 2013. Sempat berganti-ganti personil, kini The Trees Strip di isi oleh tiap individu yang mengisi jiwa di setiap lagunya. Mereka adalah Azizah sebagai Keyboardist, Vidi dan Sakti sebagai Guitarist, Indra sebagai Bassist, dan Ersad sebagai Drummer.

Dengan jenis music tanpa vocal, The Trees Strip selalu memberikan suasana dan perasaan mendalam pada tiap nada yang dilantunkan namun dengan tetap membiarkan para pendengar untuk membuat jalan ceritanya sendiri.

Band seperti Maybeshewill, Explosion In The Sky, Frames, dll. Menjadi panduan The Trees Strip dalam membuat karya demi karya ditambah sebuah proses kreatif sehingga menghasilkan sebuah ciri dari sebuah music post-rock versi The Trees Strip.

Saat ini, The Trees Strip sedang melakukan pengumpulan materi untuk mengeluarkan debut EP nya yang akan keluar pada akhir 2016. Dengan mengeluarkan salah satu single dalam EP tersebut terlebih dahulu yang berjudul “We Shout The Sky” pada bulan October 2016.

Media Sosial :

Twitter : @thetrees_strip

Instagram : @thetreesstrip

Soundcloud: https://soundcloud.com/the-trees-strip

Contact :

Call / Text : 087827651322 / saqtilut (sakti)

Email : thetreesstrip.band@gmail.com

Related Blogs

    Share