the-sailors

Pada pertengahan tahun 2020 ini, The Sailors merilis lagu baru yang berjudul “Wanderer Rhapsody”. Lagu baru ini menjadi pertanda kembalinya The Sailors dengan format yang baru. Dalam produksi lagu ini, Pradana Samara atau akrab dipanggil Dana melakukan produksi lagu bersama rekan-rekannya .

Di dalam “Wanderer Rhapsody” ini, Dana bercerita tentang anak yang merantau dan rindu dengan kampung halamannya. Anak itu memutuskan untuk merantau karena ingin menjadi orang hebat dan menjadi sosok orang yang tangguh.

Berani merantau karena harapan orang tua ada padanya, anak itu berharap hidupnya di perantauan berguna untuk masa depannya. Walau terkadang rindu dengan orang tuanya dan ingin segera pulang, anak itu selalu mengurungkan niatnya untuk pulang ke kampung halaman. Anak itu berpikir jika dirinya pulang, hidupnya pasti tidak terjamin dan selalu hidup dengan tanpa rasa tanggung jawab.

Lagu “Wanderer Rhapshody” ini dibuat karena ada seorang teman yang selalu bercerita mengenai kondisinya di perantauan, dia seolah merasa seperti tidak ada yang peduli dengannya,” tutur Dana.

Lantas tidak lama setelah temanya itu bercerita kondisinya, Dana langsung menulis lirik lagu ini. Tak butuh waktu lama bagi Dana untuk menyelesaikan lirik ini, karena Dana sendiri pernah merasakan bagaimana rasa sepi saat dirinya merantau.

Rasanya ketika merantau itu seperti tidak punya siapa-siapa, mau mengeluh juga susah, yang ada ya jalani saja. Apapun resikonya ya biarkan mengalir saja,” ungkap Dana.

Saat Dana merilis lagu ini, dirinya berada di The Sailors dengan format yang berbeda dari format awal saat dirinya membentuk The Sailors. Sebelumnya, The Sailors memang berformat band yang dibantu oleh beberapa rekan-rekannya. Kemudian The Sailors yang berformat band itu memutuskan untuk berhenti sejenak karena Dana ingin menyelesaikan pendidikan S2-nya.

Sudah satu tahun semenjak The Sailors rehat, sekarang nama The Sailors hanya dipegang oleh Dana seorang. Tentunya, Dana masih tetap dibantu rekan-rekannya untuk melakukan pentas atau produksi sebagai additional players. Dengan kata lain, The Sailors yang sekarang adalah sebuah proyek solo dari Dana sendiri.

The Sailors terakhir merilis lagu baru tiga tahun lalu, tepatnya pada tahun 2017 silam dengan judul “Bandeng Presto” dan EP bertajuk ‘People on Vacation’. Kemudian, The Sailors juga sempat melakukan tour di beberapa kota di Jawa Barat pada tahun 2018. Satu tahun rehat, Dana sendiri malah hampir lupa bahwa dirinya mempunyai The Sailors, untungnya saja tidak bubar.

Aku baru ingat punya band (The Sailors), karena sebelumnya aku sibuk dengan tesis-tesis dan rak-rak perpustakaan itu. Akhirnya pada tahun 2020 ini, The Sailors mempunyai mempunyai rotasi yang berat dan bisa kembali melanjutkan berkarya,” tambah Dana.

Lagu baru yang dirilis The Sailors pada kali ini cukup berbeda dengan lagu-lagu sebelumnya, unsur pada lagu “Wanderer Rhapsody” ini lebih terkesan klasik. Padahal, lagu-lagu The Sailors sebelumnya lebih terkesan ngebut dan banyak unsur saru.

Unsur instrumen brass yang ada di lagu “Wanderer Rhapsody” ini juga di apresiasi oleh Acin vokalis The Panturas. Acin juga sempat menanyakan tentang tema lagu ini.

Keren banget kawan! Pas brass-nya masuk, cocok! Mantap! Kalian nggak itukan.. Bukan tentang lagu soal nyesel band-bandan kan? Semoga nggak ya!” seloroh Acin.

Apresiasi positif lainnya juga datang dari banyak pihak. Salah satunya datang dari Billy Saleh yang juga gitaris Polkawars. Secara pribadi, Billy cukup menyukai lagu ini dan Billy menilai bahwa “Wanderer Rhapsody” ini mempunyai kesan tersendiri.

Gue personally suka banget sama lagu ini. Dan juga lagu ini dikemas dengan musik yang manis. Dari segi produksi udah nggak diragukan lagi ya Dana ya. Dari pemilihan instrumen, pemilihan sound, itu udah menjadi yang sangat terbaik.” Ucap Billy.

Tidak hanya Billy saja yang berpendapat di lagu ini, tanggapan lain datang dari Hanifa Miryami sebagai vokalis Dizzy Head. Menurut Hanifa lagu ini adalah nostalgia karena karakter suaranya dan Hanifa juga mengungkapkan lagu “Wanderer Rhapsody” ini seperti lagu orang tuanya saat masih pacaran.

Lagunya itu nostalgic banget. Iramanya itu kayak pop-pop 80an akhir, 90an gitu. Kayak lagulagunya ayah bunda aku waktu pacaran,” ujar Hanifa berpendapat.

=======================================================================================

For more info

Instagram: @thesailors.id

Twitter: @thessailors

Related Blogs

    Share