THEPARTIKELIR1

Menjelang pergantian tahun 2019 menuju 2020, kolektif Jamaican Sound asal Bogor The Partikelir resmi meluncurkan video musik perdana mereka melalui kanal YouTube.

Video musik berjudul “Never Give Up” ini digarap secara kolaboratif bersama film pendek yang diproduksi oleh sineas kreatif dari kota yang sama. Kerja kreatif yang didasarkan pada kesadaran bahwa film dan musik merupakan satu kesatuan media penyampai pesan yang nyaris sejajar dengan aspek sinematografi.

Disutradarai oleh Andi Abdul Ghani (Rockmountain Studio), video ini mengambil alur dari script yang ditulis Aan Handayani (Bunga Bintang Production) dengan penata kamera Hendro Hermawan (Rockmountain Studio). Ketiganya merupakan bagian dari tim produksi film pendek berjudul “Wa’as” (Juni, 2019).

Lalu dalam kolaborasi terpisah, Andi bersama Anggitane (The Partikelir) menggabungkan ide film pendek tersebut dengan narasi musik yang diambil dari single perdana The Partikelir “Never Give Up”.

Never Give Up” merupakan single perdana dari rencana album studio The Partikelir yang segera rilis tahun 2020. Lirik lagu yang ditulis oleh gitaris cum vokalis Suryana ‘Ncunk’ Ramadhan itu berkisah semangat pantang menyerah, melepaskan diri dari bayangan kelam masa lalu yang penuh kemunafikan. Mengingat kembali petuah baik namun sering abai melaksanakan, lantas berusaha memperbaiki keadaan secara mandiri dan tetap jadi diri sendiri.

Sementara “Wa’as” merupakan film pendek yang dirilis Juni 2019. Bertutur tentang peristiwa kelam masa lalu sebagai rangkaian kejadian luar biasa yang terekam di alam bawah sadar. Sebagian dapat diakses, sebagian lagi menjelma menjadi respon spontan (attitude) baik positif maupun negatif tanpa bisa dikendalikan. Hingga pada suatu ketika ada pemantik proses mengakses bawah sadar yang ketika disentuh akan menjelma menjadi laku. Film pendek ini melibatkan kolaborasi aktor senior Eman Sulaeman dengan aktor muda potensial Bogor lainnya.

Secara produksi, film pendek “Wa’as” dan single “Never Give Up” memang dua produk seni berbeda. Yang pertama menekankan bahasa gambar, sedangkan yang kedua memadukan ragam suara. Melalui video musik ini The Partikelir bersama Rockmountain Studio membuktikan bahwa keduanya bisa menyatu dalam film dengan musik yang justru memperkuat cerita film.

Proses pengambilan gambar untuk video ini berlangsung Lokasi yang sama dengan penggarapan film pendek “Wa’as”. Yaitu di kawasan pemukiman padat yang mencirikan Bogor dari masa ke masa. Sebuah kawasan sudah ada sejak tahun 1920, yaitu Jalan Mantarena, Kota Bogor yang diapit 3 aliran sungai : Cipakancilan, Cidepit dan Cisadane. Termasuk mengeksplorasi transportasi penyebrangan sungai Cisadane yang dikenal sebagai ‘eretan’. Transportasi yang memiliki kenangan tersendiri bagi sebagian personil The Partikelir yang tumbuh tak jauh dari Cisadane.

The Partikelir adalah proyek musik dari Anggitane (keyboard-Cocktails), Didi Saeful Mahdi (gitar-Cocktails), Chandrabondz (gitar-Rooster Fight), Suryana ‘Ncunk’ Ramadhan (gitar-Cocktails/BomBom Car) dan Dely Tambunan (drum-Sireum Ateul/Cause/Nil). Mereka memilih jalur ska-reggae-rocksteady sebagai warna musiknya.

Pada bulan Desember 2019 mereka telah merekam dua buah lagu yang mereka cicil dari karya yang sudah ada. Ditengah upaya merampungkan produksi album perdananya itu, video musik “Never Give Up” dirilis sebagai perkenalan kepada khalayak ramai.


=======================================================================================

For more info

Instagram : @the.partikelir

Youtube     : The Partikelir


Related Blogs

    Share