peraukertas

Temu Kangen, ajang silaturahmi antar pelaku dan penikmat musik wilayah Jabodetabek sukses terlaksana pada Jumat (9/11). Acara ini digelar di I-Six Bar and Resto, Kemang, Jakarta Selatan. Acara Temu Kangen ini, sukses diselenggarakan atas kontribusi besar Aasbahaan, sekelompok anak muda pelaku musik.  Orang-orang yang terlibat pun semuanya adalah pelaku musik dan mempunyai band masing-masing, mulai dari Ketua Penyelenggara, Sound Engineer, Public Relation, Divisi Perlengkapan, hingga MC.

Acara Temu Kangen yang dipandu oleh Kemfau dan Bimfuzz yang diisi oleh enam band ini dimulai sedikit terlambat karena faktor cuaca yang kurang mendukung. Kemacetan yang terjadi, juga menyebabkan beberapa band pengisi acara pun terlambat hadir di tempat. Sebelum acara dimulai, penonton dan pengisi acara yang telah hadir disuguhkan ‘layar tancep’ dengan beberapa episode tayangan sinetron ‘supranatural’ di tahun 90-an seperti Gerhana, Tuyul dan Mbak Yul, dan Lorong Waktu untuk sedikit bernostalgia dengan sinetron-sinetron tersebut.

Temu Kangen akhirnya bisa dimulai pukul 20:45 dan langsung diawali dengan penampilan dari Peraukertas, band asal Bekasi yang mengusung genre rock dengan sentuhan keyboard. Peraukertas membawakan beberapa lagu andalannya seperti Itu Aku!sukses menghangatkan suasana penonton. Tak hanya itu, Peraukertas juga berhasi ‘menipu’ penonton yang datang dengan memainkan intro lagu “Paradise City” milik Guns ‘N Roses karena memang sehari sebelumnya, Guns ‘N Roses mengadakan konser di stadion utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Penampilan kedua, diisi oleh Aestees yang merupakan unit death metal asal Cengkareng, Jakarta Barat yang membuat penonton semakin memanas dengan lagu-lagunya. Uniknya, Aestees menambahkan instrumen etnik di lagu terakhirnya, seperti lonceng dan alat pengeras atau pemberat suara sehingga menambah kesan seram.

streetwalker

Setelah Aestees, Streetwalker asal Jakarta Selatan membuat Temu Kangen menjadi semakin ramai dengan membawakan beberapa lagu dari album pertamanya yang bertajuk Control Ur Mindseperti “Wicked Woman”, “Believe” dan “Dereliction”. Band garage rock/rock ‘n roll yang dibentuk pada tahun 2010 ini juga sempat mengeluarkan single “Worshipper pada Juni lalu.

Memasuki penampilan keempat, tempo menjadi lambat namun tetap menghentakkan kepala. Matiasu, duo stoner rock asal Jakarta yang digawangi oleh Iqra dan Aris berhasil membuat para pengunjung headbang berjamaah di bibir panggung. Matiasu tampil sangat mengesankan setelah tiga tahun vakum.

Setelah itu, band grunge asal Jakarta Selatan, MRT kembali menaikkan tempo dan tensi penonton untuk ber-moshing ria dan bersenang-senang. Tak hanya membawakan lagu-lagu dari album mereka, MRT juga membawakan salah satu lagu milik System of a Down yang membuat penonton makin memanas.

Puncak acara, Arya Novanda yang merupakan gitaris Black Teeth bermain dengan projek solonya yang beraliran blues, berhasil pula menyihir penonton dan mengakhiri acara Temu Kangen dengan sempurna.

Perhelatan Temu Kangen didatangi oleh beberapa personil band seperti Alexanders dari Disguises, Geri dari Reaksi, dan Raissa dari Zirah. Tak hanya itu, Temu Kangen juga dihadiri oleh pendiri acara Rock Campus, Ezra Simanjuntak yang juga srhedder gitar dari band Metal, Zi Factor.

crowd1

============================================================================================

For more information:

Instagram: @aasbahaan


Related Blogs

    Share