WHY WOULD I BE - ARTWORK

Teddy Adhitya, lahir di Yogyakarta 27 tahun lalu, penggila jalan-jalan, seniman, dan penulis lagu terus melanjutkan perjalanannya sebagai penyanyi. Terus menggulirkan karya-karyanya, kali ini Teddy hadir dengan single terbarunya bertajuk “Why Would I Be”. Sebuah lagu yang akan menjembatani pendengar Teddy Adithya dengan album keduanya.

Penyanyi yang telah merilis beberapa single seperti “In Your Wonderland” dan “Let Me” pada tahun 2016 dan debut album “Nothing is Real” di tahun 2017, membawa Teddy Adhitya menjadi sorotan sebagai Pendatang Baru Terbaik dalam ajang AMI Awards 2017 lalu. Karya Teddy Adhitya tersebut juga diapresiasi dengan masuk ke dalam nominasi Breaktrhough Artist of The Year dalam penghargaan NET 4.0. Tahun 2018 ini, Teddy masuk ke dalam nominasi Male Singer of The Year dalam ajang Indonesian Choice Awards NET 5.0.  

Tahun 2017, Teddy Adhitya memproduksi single “Bahaya (Tolong)” untuk IndahKus dan turut andil dalam single Maudy Ayunda bertajuk “We Don’t (Still Water). Sekarang, setelah merilis “In Your Wonderland”, “Let Me”, “Nothing is Real”, “Won’t Hurt You Tonight” dan “Healer”, Teddy Adhitya siap untuk merilis single terbarunya, “Why Would I Be” teruntuk pendengarnya. Lagu ini menjadi pilihan utama Teddy Adhitya karena memiliki kelanjutan cerita dari single sebelumnya, “Healer”.

Berbeda dengan karya-karya Teddy Adhitya sebelumnya, “Why Would I Be” memiliki keunikan tersendiri yakni direkam di dua tempat berbeda dengan nuansa alam terbuka.  Single  “Why Would I Be”  direkam bukan di studio rekaman seperti biasanya. Teddy Adhitya merekamnya di Singaraja, Bali dan Lembang, Bandung menggunakan peralatan studio yang dibawanya dan mengombinasikan dengan suara-suara alam di sekelilingnya. Untuk single ini, Teddy Adhitya dibantu oleh musisi Kenny Gabriel sebagai Co-Producer dan mengisi piano, keyboard dan synthesizer.

Selain direkam dengan dua tempat berbeda, single “Why Would I Be” ini  juga memiliki cerita dan pesan dari sudut pandang Teddy Adhitya. Melalui single “Why Would I Be”, Teddy Adhitya mencoba membayangkan jika kita memiliki dua otak. Satu berpikir kita ada disini sekarang, hidup tanpa mengkhawatirkan segala kenangan masa lalu. Satu lainnya terus memikirkan dan terganggu oleh kejadian masa lalu dan memengaruhi segala keputusan untuk masa depan. Lirik dari “Why Would I Be” menjadi contoh dari situasi tersebut, terjebak dalam kejadian, pemikiran dan ide-ide masa lalu dan bertanya kepada diri sendiri, “Kenapa?”

Single “Why Would I Be” sudah dapat dinikmati melalui semua layanan musik digital dan video liriknya melalui YouTube.

==============================================================================================

For more info:

-Teddy Adhitya’s Social Media Channels:

Website : www.teddyadhitya.com

Instagram : @teddyadhitya

YouTube : www.youtube.com/teddyadhitya

Facebook : www.facebook.com/teddyadhityamusic

-Single Why Would I Be:

Youtube: Why Would I Be (Official Lyric Video) – YouTube

Spotify: Why Would I Be –Spotify

Apple music: Why Would I Be – Apple Music

JOOX: Why Would I Be – JOOX


Related Blogs

    Share