Jakarta, 27 Juni 2018 – Teddy Adhitya, penyanyi solo RnB asal Jakarta yang banyak terpengaruh oleh Brian McKnight, Music Soulchild, D’ángelo, BoyzIIMen hingga Chris Brown. Ia pertama kali mengenalkan musiknya sendiri pada 2016 lalu dengan single “In Your Wonderland” yang disusul “Let Me”. Kedua single tersebut terus dimainkan dan mendapat apresiasi tersendiri di telinga pendengar musik Indonesia yang meyakinkan Teddy Adhitya untuk merilis sebuah album bertajuk “Nothing is Real” yang sebagian besar dikerjakannya sendiri selama satu tahun penuh.
“Nothing is Real” adalah sebuah album yang lahir dari ribuan pengalaman bermusik serta passion yang begitu besar dari seorang Teddy Adhitya. Album yang akhirnya terbayar lunas dengan dinobatkannya Teddy Adhitya sebagai musisi Pendatang Baru Terbaik dalam penghargaan insan musik paling bergengsi di Tanah Air, AMI Awards 2017. Sebuah piala yang membuat penikmat serta pelaku musik Indonesia menoleh kepada Teddy Adhitya dan menyadarkan jika penyanyi berdarah Ambon ini merupakan salah satu penyanyi pria terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.

Perjalanan musik terus bergulir dan masih banyak pencapaian yang perlu diusahakan namun ia sadar apresiasi sesungguhnya harus dihadirkan sebelumnya teruntuk mereka para pecinta musik Teddy Adhitya. Arah laju kendaraan musik Teddy Adhitya harus berhenti sejenak guna mempersiapkan sebuah pertunjukan untuk mereka yang sejak awal hadir di beragam tempat menikmati album “Nothing is Real”.

Dengan dukungan team yang selalu ada di setiap lininya, Teddy Adhitya berhenti di Teater Salihara pada 27 Juni 2018 merayakan satu tahun album “Nothing is Real”. Album yang membawanya ke beragam pengalaman menakjubkan dan bertemu dengan ratusan, ribuan, hingga jutaan individu musik sejalan dengan apa yang ia bayangkan sejak lama. Tidak hanya aksi yang penuh kesan tetapi juga dengan atmosfer berbeda yang akan menjadikan panggung Teddy Adhitya kali ini memberikan pengalaman tidak terlupakan untuk mereka yang datang.

Healer, track nomor 7 dalam album “Nothing is Real” didapuk menjadi single terbaru dimana akan dihadirkan perdana video klip tersebut dengan konsep yang belum dilakukan Teddy Adhitya sebelumnya. Kolaborasi dengan lighting designer Yoni Wijoyo juga dihadirkan untuk memberikan penyajian suguhan konser berbeda dimana Teddy Adhitya pribadi menginginkan sebuah pertunjukan yang membekas untuk mereka yang datang. Kerja sama bersama Motionbeast untuk sisi visual, Harper Production untuk sound system dan Infopensi sebagai partner turut diharapkan bisa menjadikan sebuah ingatan yang terangkum melalui apa yang mereka lihat, dengar dan rasakan selama “Teddy Adhitya – Nothing is Real Showcase” berlangsung. Mereka yang datang juga akan menyaksikan pertunjukan Rayssa Dynta, penyanyi perempuan berbakat sebagi menu pembuka.

Tiket pertunjukan ini tersedia dengan dua paket berbeda. Rp. 195.000 (Ticket + T-shirt TedSquad + CD “Nothing is Real” Repackaged Version) dan Rp. 325.000 (Ticket + Hoodie Nothing is Real + T-shirt TedSquad + CD “Nothing is Real” Repackaged Version). Tiket ini didapatkan melalui crowd funding dalam portal Kolase.com dimana sepanjang 9 April – 18 Juni 2018 pada akhirnya mencapai 83,8% dukungan dari pecinta musik dengan total Rp. 70.850.000 serta dukungan sponsor sebesar Rp. 15.000.000 yang juga masuk melalui portal kolase.com yang membuat konser ini bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Tentang Teddy Adhitya
Nama Teddy Adithya mungkin sudah tidak asing di telinga pendengar musik yang sebagian referensinya datang dari media berbasis internet seperti Soundcloud atau YouTube. Pastinya, karena penyanyi kelahiran Yogyakarta, 21 Juni 1991 lalu ini sudah cukup lama menghibur audiensnya sebagai penyanyi beberapa tahun belakangan dengan beragam format.

Dunia musik sudah melekat dengan diri Teddy Adithya sejak kecil. Awalnya, instrumen drum sangat menarik Teddy kecil yang berusia 4 tahun untuk dimainkan. Namun sejalannya itu, pengaruh keluarga yang juga lekat dengan aktifitas bernyanyi turut memberikan andil hingga satu waktu Teddy akhirnya memilih bernyanyi.

Dari situ Teddy Adithya terus mengasah kemampuannya dalam bernyanyi secara otodidak. Tahun-tahun berlalu dan Teddy yang banyak terpengaruh dari Brian McKnight, Music Soulchild, Dángelo, BoyzIIMen hingga Chris Brown ini berani untuk menunjukan talentanya melalui YouTube dan Soundcloud. Mulai dari sendiri dalam grup bahkan dalam format band dimana semuanya memiliki rasa yang berbeda.

Tahun 2010 nama Teddy Adithya sempat terdengar ketika dirinya bergabung bersama teman-teman lain yang aktif menggunakan YouTube sebagai media untuk tampil. Mereka adalah Kunto Aji, Adera, dan Beboy. Bersama Teddy Adithya mereka berempat membentuk sebuah grup vokal bernama BoyzIIBoys.Perjalanan dari grup vokal ini cukup menjadi catatan tersendiri, setelah menembus ratusan ribu views di YouTube, mereka sempat memiliki rekaman satu lagu bersama CJR (Coboy Junior) berjudul Satu Senyuman di tahun 2013 sebelum akhirnya berlabuh di bawah bendera label Seven Music dan menelurkan nomor-nomor seperti Sudah dan Okay.

Berkat vokalnya yang memiliki karakter tersendiri, musisi-musisi Tanah Air seperti Barry Likumahuwa, Pandji Pragiwaksono, Kyriz Boogieman, Randy MP, dan Endah N Rhesa, hingga Glenn Fredly pun turut mengajaknya berkolaborasi. Pada ahun 2015, Teddy Adithya sempat menelurkan sebuah album bersama band bernama Blotymama yang memainkan musik Funk/RnB.

Tahun 2015 menjadi tahun introspeksi bagi Teddy Adithya pribadi. Selain menghabiskan waktu untuk memuaskan hasratnya dalam travelling dan fotografi, musik kembali ke peraduan terakhirnya. Setelah komitmen akan berjalan dengan format solo dan menghabiskan berminggu di dalam studio, sebuah lagu berjudul ‘In Your Wonderland’ menjadi nomor perdana yang lahir dari seorang Teddy Adithya.

===================================

TED Management
Phone : +62 813 1605 6299
Email : info@teddyadhitya.com
Website : www.teddyadhitya.com
Instagram : instagram.com/teddyadhitya
Twitter : twitter.com/TeddyAdhitya
Facebook : facebook.com/TeddyAdhityaMusic
YouTube : youtube.com/teddyadhitya

Related Blogs

    Share